Legenda NBA Lelang Cindera Mata, Ini Miliaran Rupiah Hasilnya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Barack Obama mengalungkan medali kepada mantan pebasket dunia, Kareem Abdul-Jabbar dalam upacara Presidential Medal of Freedom di Gedung Putih di Washington, AS, 22 November 2016. REUTERS

    Presiden AS Barack Obama mengalungkan medali kepada mantan pebasket dunia, Kareem Abdul-Jabbar dalam upacara Presidential Medal of Freedom di Gedung Putih di Washington, AS, 22 November 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Lelang dari beberapa barang-barang kenangan karier legenda NBA Kareem Abdul-Jabbar menghasilkan hampir US$ 3 juta dolar atau sekitar Rp 42,56 miliar, seperti yang diberitakan ESPN.

    Pelelangan pada Minggu itu mencakup 234 item barang kenangan, termasuk empat dari lima cincin juara NBA yang dimenangkannya bersama Los Angeles Lakers. Barang yang dijual seharga US$ 2.947.872,25.

    Cincin merupakan empat item dari lima harga jual tertinggi. Cincin kejuaraan 1987 dijual seharga US$ 398.937,50, cincin 1985 seharga US$ 343.700 dolar, dan cincin 1980 dan 1988 masing-masing seharga US$ 245.500.

    Cincin juaranya yang dimenangkan pada tahun 1971 bersama Milwaukee Bucks, tidak ada dalam pelelangan itu. Tiga dari enam trofi MVP-nya masing-masing terjual lebih dari US$ 120.000.

    Abdul-Jabbar, 71, menulis di situs webnya pada awal bulan ini bahwa sebagian besar hasil akan disumbangkan untuk Skyhook Foundation miliknya. Ini sebuah badan amal yang membantu anak-anak mempelajari tentang sains, teknologi, teknik dan matematika.

    "Ketika sampai untuk memilih antara menyimpan cincin juara atau trofi di sebuah ruangan, atau memberi anak-anak kesempatan untuk mengubah hidup mereka, pilihannya sangat sederhana. Jual semuanya," tulis Abdul-Jabbar.

    "Melihat kembali apa yang telah saya lakukan dalam hidup saya, alih-alih menatap kilau perhiasan atau lapisan emas sesuatu yang saya lakukan sejak dulu, saya lebih suka melihat wajah bahagia seorang anak yang memegang ulat pertama mereka dan berpikir tentang apa yang mungkin saya lakukan untuk masa depan mereka.”

    "Itu (kiprah di NBA) adalah sejarah yang tidak lagi berharga," kata salah satu legenda bola basket Amerika Serikat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.