FIVB Kampanyekan Daur Ulang Jaring Ikan Sebagai Net Bola Voli

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertandingan bola voli Proliga  2018. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi pertandingan bola voli Proliga 2018. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) bersama kelompok konservasi laut "Ghost Fishing Foundation" berkolaborasi mengumpulkan jaring ikan bekas dari lautan dan mendaur ulangnya menjadi net bola voli untuk masyarakat setempat.

    Proyek yang diberi nama "Good Net" itu diluncurkan pada akhir pekan lalu di Pantai Copacabana di Rio de Janeiro, tempat turnamen bola voli pantai Olimpiade 2016 diadakan, demikian dilansir dari Reuters pada Senin.

    "Sangat sulit untuk melihat bahwa di lautan ada begitu banyak jaring bekas yang menyimpan bahaya tidak terlihat di depan mata," ujar Giba, peraih tiga medali emas Olimpiade bersama tim voli Brazil.

    Baca: Tekuk Pertamina, Popsivo Polwan Juara Bola Voli Proliga 2019

    "Sebagai pemain bola voli, net berada di tengah permainan dan kegembiraan kami."

    Sekitar 640.000 ton peralatan memancing yang bisa menjebak satwa laut, ditemukan di lautan setiap tahun.

    Ghost Fishing yang berbasis di Belanda, memiliki tim penyelam yang bekerja dalam kampanye Laut Bersih PBB untuk memerangi polusi plastik di lautan.

    Baca: Samator Juara Proliga 7 Kali, Ini Rahasia Militansi Pemainnya

    "Sebagai penyelam, kami sangat peduli tentang lautan," kata CEO Ghost Fishing Pascal van Erp.

    "Kami memahami bagaimana jaring bekas itu menghantui banyak kerusakan terhadap margasatwa laut di tempat-tempat yang hanya sedikit orang bisa melihat kerusakan itu sedang terjadi."


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.