Gusti Randa Jadi Plt Ketua Umum PSSI, Reaksi Netizen Negatif

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua PSSI diwakili oleh Gusti Randa saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Menpora, Inapgoc dan Inasgoc di Ruang Komisi X DPR RI, Jakarta, 16 Januari 2019. PSSI baru-baru ini menjadi sorotan setelah Direktur Perwasitan PSSI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyuapan oleh Satuan Tugas Antimafia Sepak Bola. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua PSSI diwakili oleh Gusti Randa saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Menpora, Inapgoc dan Inasgoc di Ruang Komisi X DPR RI, Jakarta, 16 Januari 2019. PSSI baru-baru ini menjadi sorotan setelah Direktur Perwasitan PSSI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyuapan oleh Satuan Tugas Antimafia Sepak Bola. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Penunjukan Gusti Randa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI menggantikan Joko Driyono membuat netizen heboh. Banjir komentar miring langsung terjadi di media sosial.

    Gusti Randa ditunjuk jadi plt berdasar surat tugas PSSI Nomor: 1015/UDN/568/III-2019 yang ditetapkan pada 19 Maret 2019. Gusti menyatakan penunjukan tersebut lantaran status Joko Driyono yang non-aktif sebagai Plt Ketua Umum PSSI. Menurut dia, pilihan Joko untuk non-aktif dibolehkan dalam aturan federasi.

    "Agar beliau punya banyak waktu menyelesaikan perkara yang dihadapi," kata Gusti di Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

    Gusti menjelaskan dalam surat tugas yang diterimanya ada dua pekerjaan utama yang mesti dijalankan. Pertama ialah menjalankan roda organisasi harian federasi dan kedua mempersiapkan kongres luar biasa yang menjadi amanah Komite Eksekutif. "Jadi penugasannya atas nama ketua umum untuk menjalankan tugas sehari-hari," ucapnya.

    Sebelumnya, anggota PSSI sepakat menunjuk Joko Driyono menjadi Plt Ketua Umum PSSI menggantikan Edy Rahmayadi yang memilih mundur di kongres tahunan awal Januari lalu. Dalam perjalanannya, pria yang akrab disapa Jokdri itu diduga telah membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti milik Satuan Tugas Antimafia Bola. Polisi lantas menetapkan Jokdri sebagai tersangka.

    Kabar soal penunjukan Gusti Randa ini mendapat sambutan negatif dari netizen. Banyak yang menganggap penunjukannya justru akan menambah masalah yang ada.
    Netizen dengan nama E. R. Lamiales Gesneriaceae Trematanthera (@EpisciaReptana), misalnya, berkicau, "Kaget lihat trending topic ada nama Gusti Randa. kirain ketangkep satgas anti mafia atau meninggal gitu, ga taunya jadi plt ketua umum PSSI. Lagi bete jadi tambah bete saya."

    Sedangkan pemilik akun Ebenhaezer (@Ebenhae82084446) mencuit, "Aduhhh
    Udah hancur tambah lagi hancur
    Apa gak sekalian stia novanto suruh jadi ketua pssi bira lebih hancur lagi,
    padahal udah ada harapa di depan di depan
    Malah mlh pssi milih ketua gak jelas
    Berpikir sebelum bertindak pssi
    Udah tau dia punya kasua
    Malh di suruh ketua ."

    Netizen dengan akun @Rizal10100 mencuit, "pak @mohmahfudmd , bisa keluarin gusti randa dari @PSSI gak? Muehehehehheeh."

    Adapun A . D A R D A . P (@DardaMemoir) menulis dalam bahasa Inggris, "WHAT?!?! WHY?!?! HOW?!?! I... I... I actually don't know what to say. I'm lost for words. Literally, I mean literally one of the worst people that could sit on that PSSI throne."

    Lalu ada pula Doni Kristanto (@donikristanto) yang juga bersuara miring, "Pemilihan GR sbg plt ketum @PSSI .. ini mempermainkan perasaan bnyak org..dia sudah muncul di media,pernyataan2nya terkesan tdk jujur..bnyk org tdk percaya..tp kalian.memilihnya...aneh...iya gak.sih mbk @NajwaShihab dan pak @imam_nahrawi."

    Supriyanto (@supretong) berkicau, "Makin bego aja jalaninnya @PSSI." Lalu ada netizen dengan akun @kopi_hideungg yang bercuit, "Gusti Randa, dia serba tau. Hanya dua yg dia tidak tau. 1. Vigit Waluyo. 2. Statuta."

    Untuk berita PSSI dan Gusti Randa lainnya terus simak di laman Bola Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.