Undian 8 Besar Piala Presiden: Persebaya Bersua Tira Persikabo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan Persebaya Surabaya. Antara

    Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan Persebaya Surabaya. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil undian delapan besar Piala Presiden 2019 sudah dilakukan. Delapan klub akan memperebutkan tiket ke semifinal dalam laga yang digelar 29-31 Maret 2019.

    Delapan tim yang lolos ke delapan besar terdiri dari lima klub berstatus juara grup dan tiga klub merupakan peringkat kedua terbaik. Mereka adalah Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, Kalteng Putra, Persija Jakarta, Persela Lamongan, Madura United, Tira Persikabo dan Arema FC.

    Berdasar regulasi, empat tim yang menjadi juara grup berhak sebagai tuan rumah. Mereka adalah Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Persela Lamongan.

    Bagi Persebaya hasil undian cukup mengejutkan. Sebab tim asuhan Djajang Nurjaman itu kembali bertemu dengan Tira Persikabo. Persebaya dan Tira Persikabo sebelumnya berada dalam satu grup, yakni Grup A. Di babak penyisihan keduanya bermain imbang tanpa gol.

    Salah satu manajer klub yang hadir sempat mengusulkan pengundian ulang. Namun Ketua Organizing Committee Piala Presiden Ratu Tisha mengatakan undian ulang tidak bisa dilakukan. "Dalam regulasi menganut undian bebas, jadi tidak masalah bertemu lagi," ucap Tisha di Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

    Berikut ini hasil undian babak delapan besar Piala Presiden 2019

    Perempat final I
    Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo

    Perempat final II
    Persela Lamongan vs Madura United

    Perempat final III
    Persija Jakarta vs Kalteng Putra

    Perempat final IV
    Bhayangkara FC vs Arema FC.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?