Lionel Messi Cedera, Absen Laga Argentina Vs Maroko

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Bintang bola Lionel Messi didera cedera ketika memperkuat negaranya melawan Venezuela, 1-3, dalam laga persahabatan di Madrid, Jumat 22 Maret 2019. Messi tak bisa diturunkan saat negaranya melawan Maroko, pekan depan.

    Menurut laporan sejumlah media sebagaimana disiarkan kantor berita Reuters, Messi bermain penuh selama 90 menit, namun dia sangat tidak puas lantaran harus menerima cedera.

    "Messi cedera di bagian otot paha," tulis Reuters, Sabtu 23 Maret 2019.

    Akibat kondisi tersebut, penyerang kidal yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik dunia, Ballon d'Or, lima kali itu harus istirahat ketika Argentina berhadapan dengan Maroko di Tangier, pada Selasa depan.

    Pertandingan persahabatan melawan Venezuela, menurut laporan The Sun, adalah penampilan pertama Messi untuk negaranya atau 265 hari setelah Argentina dikalahkan Prancis 4-3 di Piala Dunia Rusia tahun lalu.

    Selain harus absen melawan Maroko, Messi dikhawatirkan tidak bisa turun ke lapangan hijau saat Barcelona melakukan laga tandang melawan Manchester United di perempat final Liga Champions di Old Trafford, 10 April 2019.

    Menanggapi kondisi Messi, Barca mengirimkan pernyataan tertulis melalui situs resmi dengan menyebutkan, keterlibatan bintangnya di laga internasional telah berakhir.

    "Lionel Messi tidak akan kembali ke laga internasional sebagaimana yang diinginkan. Dia mengalami cedera otot paha ketika memperkuat negaranya pada Jumat malam. Kondisi tersebut menyebabkan Messi tidak akan bersama Argentina saat berhadapan dengan Maroko, Selasa depan."

    Direktur teknik Barcelona, Cesar Luis Menotti, mengaku kepada awak media dirinya merasa takut atas kondisi Lionel Messi. "Terus terang, ini menakutkanku. Saya melihat dia mengalami kelelahan secara emosional antara bermain di Liga Champions dan tim nasional. Itu semua karena tanggung jawab berada di kakinya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.