Tembus Babak 4 Miami, Peluang Simona Halep Jadi Nomor 1 Lagi

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Rumania Simona Halep mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis Amerika Serikat, Sofia Kenin saat bertanding dalam putaran kedua Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 17 Januari 2019. REUTERS/Lucy Nicholson

    Petenis asal Rumania Simona Halep mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis Amerika Serikat, Sofia Kenin saat bertanding dalam putaran kedua Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 17 Januari 2019. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Simona Halep semakin dekat untuk merebut kembali posisi petenis putri nomor satu dunia dari Naomi Osaka. Hal itu terjadi setelah Halep mengalahkan Polona Hercog 5-7, 7-6 (7-1), 6-2 pada babak ketiga di Miami Open pagi ini, Senin 25 Maret 2019.

    Petenis dari Rumania berusia 27 tahun itu kehilangan posisinya sebagai ratu tenis dunia dan turun ke peringkat ketiga setelah Naomi Osaka menjuarai Grand Slam Australia Terbuka, Januari lalu.

    Tapi, setelah Osaka tersingkir pada babak ketiga di Miami, Halep bisa kembali ke puncak peringkat dunia Asosiasi Tenis Wanita (WTA), jika petenis dengan pukulan tangan kanan dari Rumania ini menjadi juara di Miami.

    Lawan Halep selanjutnya adalah petenis kawakan tuan rumah, Amerika Serikat, yakni  Venus Williams, yang menyingkirkan unggukan ke-14 Daria Kasatkina.

    Venus, 38 tahun, yang mengoleksi tujuh gelar Grand Slam mengalahkan pemain Rusia ya gbaru berusia 21 tahun tersebut dengan skor telak 6-3, 6-1 dalam waktu hanya 75 menit, Minggu lalu, untuk maju ke babak keempat.

    Simona Halep, juara Prancis Terbuka 2018, tampil di Miami setelah gagal menembus 16 besar di Indian Wells dan perempat final Dubai.

    Simona Halep juga bisa kembali menjadi pemain nomor satu dunia, jika petenis Rumania ini mencapai final Miami dan peringkat kedua dunia, Petra Kvitova, kalah pada babak keempat dari Caroline Garcia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.