Final Piala Presiden Esports 2019: Onic Incar Tiga Besar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Onic Esports usai tampil di Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta. Foto TEMPO/Aditya Budiman.

    Tim Onic Esports usai tampil di Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta. Foto TEMPO/Aditya Budiman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Onic Esports sukses mengantongi tiket ke grand final Piala Presiden Esports 2019. Onic bersama tiga tim lainnya, Aerowolf, PSG RRQ, dan AlterEgo, mewakili Grup A di tingkat kualifikasi profesional.

    Pemain Onic, Julian Ardiansyah, mengatakan, tim tampil kurang maksimal saat bermain di babak terakhir penyisihan. Julian cs hanya bermain imbang 1-1 saat melawan Aerowolf. "Kami pribadi tegang karena lawan kasih perlawanan seru," ucap Julian di Jakarta, Jumat, 22 Maret 2019.

    Di babak grand final nanti, Julian meminta kepada rekan-rekannya agar lebih keras lagi mempersiapkan pertandingan. Sebab, ia menilai, tim-tim yang lolos mempunyai kekuatan merata. "Berat (lawan-lawannya) karena tim yang pernah juara bakal bertemu kami," ucap dia.

    Sebanyak 16 tim akan saling beradu di babak grand final Piala Presiden Esports 2019. Delapan tim merupakan hasil kualifikasi regional (daerah) dan sisanya merupakan kualifikasi tim profesional. Grand final dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Maret 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

    Manajer Onic, Justin Widjaja menuturkan, menargetkan timnya bisa mencapai tiga besar di Piala Presiden. "Tidak ada target khusus, tapi kami optimistis ke top three," kata dia.

    Ihwal lawan, Justin menilai tim-tim dari regional tak kalah kualitasnya dengan tim profesional. Menurut dia, sekitar 30 persen tim regional merupakan baru namun tak bisa dianggap remeh.

    Onic Esports terdiri dari lima pemain utama. Mereka adalah Julian Ardiansyah, Maxhill Leonardo, Drian Larsen, Lu Khai Bean, dan Teguh Beriman.

    Justin menuturkan Onic terbentuk pada Mei 2018. Proses pembentukan tim, ucapnya, dilakukan atas rekomendasi rekan terdekat. Setelah berkumpul beberapa pemain, Justin lantas menyerahkan sisanya kepada pemain. "Seleksinya diserahkan ke pemain, jadi mereka yang menilai cocok atau tidaknya," ucap dia.

    Piala Presiden Esports 2019 bukan ajang pertama bagi Onic. Sebelumnya, Onic tampil di turnamen besar, seperti Indonesia Pride Weekdays Challenge (IPWC), MPL ID Season I, dan Kratingdaeng Indonesia Esports Championship 2018.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?