MotoGP Argentina Bakal Jadi Ujian Berat Untuk Ban Para Pembalap

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap dari tim Ducati Andrea Dovizioso saat mengikuti babak kualifikasi jelang dimulainya GP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, 7 April 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pembalap dari tim Ducati Andrea Dovizioso saat mengikuti babak kualifikasi jelang dimulainya GP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, 7 April 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Balapan MotoGP Argentina di Sirkuit Thermas de Rio Hondo akan memberikan ujian berat bagi ban Michelin akhir pekan nanti.

    "Trek Termas telah menjadi seperti musuh bagi Michelin sejak kami kembali ke MotoGP," ungkap manajer roda dua Michelin Motorsports Piero Taramasso seperti dikutip laman resmi Moto GP, Selasa.

    Sejak kembali menjadi pemasok ban utama di balapan MotoGP pada 2016, Michelin belum pernah mendapati satu pekan balapan tanpa diwarnai hujan di sirkuit yang berada di Amerika Selatan itu.

    Pabrik ban asal Prancis itu harus mengantisipasi permukaan trek yang diperbaharui, temperatur yang tinggi, tekanan dari lima tikungan ke kiri dan sembilan tikungan ke kanan, serta lintasan lurus sepanjang lebih dari satu kilometer, yang akan menguji ban mereka.

    Baca: Jadwal dan Peta Persaingan untuk MotoGP Argentina

    Michelin akan menyediakan kompon soft (lunak), medium dan hard (keras) dengan desain simetris bagi tim di GP Argentina. Ini merupakan kali pertama bagi Michelin memasok jajaran ban belakang simetris di Termas de Rio Hondo, yang memiliki lebih banyak tikungan ke kanan daripada ke kiri. Namun demikian data menunjukkan tekanan bisa merata di segala sisi ban.

    Untuk kondisi balapan basah, Michelin memasok ban soft dan medium, namun hanya ban belakang dari pilihan itu yang akan memiliki desain asimetris, dengan kompon lebih keras di bagian sisi kanan ban.

    "Kala itu hujan ketika kami menjalani tes di sana pada 2015, jadi kami tidak memiliki data penuh dan di sana dalam tiga tahun ini kami mendapati cuaca buruk yang berarti kami tidak pernah bisa menikmati pekan yang kering di mana kami bisa menilai secara penuh performa dari ban," kata Taramasso.

    Baca: Terungkap, Alasan Dorna Gelar MotoGP dan WSBK di Indonesia

    Taramasso mengatakan dengan sejumlah data dari tes ketika trek kering musim lalu, alokasi ban mereka diharapkan bisa cocok dengan aspal baru sirkuti Termas.

    "Kami juga menggunakan pengetahuan intensif kami tentang bagaimana performa ban di sirkuit lain yang memiliki karakteristik serupa dengan Termas ketika kami membuat keputusan tentang pilihan ban akhir pekan ini dan berdasarkan semua informasi yang kami miliki, kami memasukkan jajaran lengkap ban belakang slick simetris," kata Taramasso.

    Sirkuit MotoGP Thermas de Rio Hondo adalah sirkuit yang sangat menuntut performa ban, terutama jika kondisinya cerah dan panas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.