Renang Master 2019, Ratusan Perenang Internasional Ikut

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menggarap renovasi arena kolam renang Kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, 4 Oktober 2017. Progres renovasi arena kolam renang yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 95 persen. ANTARA FOTO

    Pekerja menggarap renovasi arena kolam renang Kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, 4 Oktober 2017. Progres renovasi arena kolam renang yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 95 persen. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan perenang dari berbagai negara akan mengikuti kejuaraan renang internasional yang pertama kali digelar di Indonesia bertajuk SEASF 1st South East Asian Master Swimming Championship 2019.

    Kejuaraan renang master internasional tersebut akan diselenggarakan pada akhir pekan, yakni Sabtu 30 Maret dan Minggu 31 Maret di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

    “Terhitung sampai dengan Selasa kemarin, jumlah peserta yang sudah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan itu sudah mencapai 378 orang, hampir mendekati angka 400,” kata Wakil Ketua Umum PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Harlin Rahardjo dalam konferensi pers di Stadion akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.

    Menurut dia, walaupun kegiatan tersebut bertajuk Asia Tenggara, namun para pesertanya juga ada yang berasal dari negara-negara di luar kawasan Asia Tenggara, antara lain Jepang, Hong Kong, Australia, Italia, Uni Emirat Arab, Aljazair, Belanda, Amerika Serikat dan masih banyak lagi.

    “Diantara peserta internasional itu, akan hadir juga peraih emas Olimpiade Jason Lezak asal Amerika Serikat serta perenang asal Australia yang juga merupakan peraih emas Olimpiade, yaitu Bill Kirby. Dari Indonesia, akan ada Richard Sambera dan lain-lainnya,” ujar Harlin.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan kejuaraan tersebut diselenggarakan dengan tujuan mempopulerkan olah raga renang kepada masyarakat luas. Maka dari itu, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kejuaraan itu bisa langsung datang ke Stadion Akuatik GBK.

    Pertandingan dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai acara selesai. Pihaknya pun tidak menarik biaya tiket bagi masyarakat yang ingin menonton, atau dengan kata lain, gratis.

    “Melalui kejuaraan itu, kami berharap supaya olah raga renang lebih digemari dan lebih dicintai lagi oleh masyarakat, sehingga kedepannya Indonesia akan punya banyak bibit perenang muda yang nantinya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” ungkap Harlin.

    Panjang kolam yang akan digunakan dalam kejuaraan tersebut adalah 25 meter atau setengah dari kolam 50 meter. Kejuaraan renang itu diikuti oleh para perenang yang berusia 25 tahun ke atas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.