Tembus Perempat Final Miami, Roger Federer Incar Trofi Keempat

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Petenis putra Roger Federer, yang sudah menjuarai turnamen Miami Open di Amerika Serikat tiga kali, melaju dengan mudah ke babak perempat final. Pada pertandingan babak keempat hari ini, Kamis 28 Maret 2019, Federer menang dua set langsung melawan petenis Rusia, unggulan ke-13 Daniil Medvedev, 6-4, 6-2 dalam waktu satu jam satu menit.

    Federer terakhir memenangi Miami Open pada 2017. Petenis legendaris Swiss yang sudah berusia 37 tahun ini membuka jalannya untuk menjadi juara ketiga kali dengan mencapai perempat final atau tiga langkah lagi sebelum ke partai puncak.

    Tapi, pada putaran delapan besar, Federer, yang berkali-kali menjadi petenis nomor satu dunia, mendapat tangan lebih berat dari petenis bersevis keras asal Afrika Selatan, Kevin Anderson.

    Diunggulkan di posisi keempat, Federer membombardir Medvedev, dengan 22 pukulan yang menghasikan poin (winners) dan memenangi sembilan dari 11 game terakhir.

    “Saya pikir itu adalah pertandingan menarik. Ada reli-reli panjang, adu taktik perebutan poin-poin penting. Poin vital saya raih dan itulah perbedaannya,” kata Federer. “Pukulan servis saya bagus dan saya berharap bisa mempertahankan pada pertandingan berikutnya.”

    Adapun tentang lawan berikutnya, Anderson, Federer yang kini menempati peringkat kelima dunia Asosiasi Tenis Putra (ATP) itu sudah bertemu enam kali dan baru sekali kalah. Tapi, kekalahan itu terjadi pada pertemuan terakhir, yaitu di Grand Slam Wimbledon 2018.

    Sedangkan Anderson mengalahkan petenis Australia, Jordan Thompson, 7-5,7-5 untuk mencapai perempat final di Miami. “Kevin adalah pemain hebat. Ia salah satu petenis dengan pukulan servis terbaik saat ini,” kata Federer.

    “Turnamen lapangan keras Amerika ini adalah tempat ‘minum teh’ miliknya. Tapi, saya sedang bermain bagus dan saya berharap bisa menggoyahkannya,” Roger Federer melanjutkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.