MotoGP Argentina, Vinales Optimis Yamaha Bisa Dominasi Balapan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap MotoGP Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. twitter/yamahamotogp

    Pebalap MotoGP Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. twitter/yamahamotogp

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, menebarkan rasa optimisme yang sangat tinggi menjelang seri balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, akhir pekan ini. Vinales meyakini Yamaha akan dapat mendominasi balapan dengan memimpin sejak awal hingga akhir.

    Vinales yang pernah memenangkan seri MotoGP Argetina pada 2017 lalu berharap bisa mengulangi hal itu musim ini. Terlepas dari hasil di Sirkuit Losail Qatar dua pekan lalu, dia yakin motor Yamaha YZR-M1 bisa bersaing kembali meraih podium tertinggi.

    "Saya tak sabar untuk segera membalap di Termas de Rio Hondo lagi. Saya tahu bagaimana rasanya menang di sini, itu sangat menyenangkan," ujarnya.

    "Saya berharap merasakan perasaan yang sama lagi tahun ini dan akan bisa berjuang untuk meraih kemenangan. Saya sungguh berpikir bahwa kami bisa melakukan pekerjaan yang bagus akhir pekan ini dan kami akan berada di depan sepanjang balapan, dengan kemungkinan meraih kemenangan."

    Vinales pantas memiliki rasa optimisme yang tinggi, pasalnya pada balapan pertama musim ini dua pekan lalu sebenarnya dia berpeluang besar meraih gelar juara setelah menempati posisi start terdepan.

    Sayangnya Maverick Vinales tampak seperti telat panas di awal lomba sehingga dapat disalip oleh lawan-lawannya. Pembalap berusia 24 tahun itu pun akhirnya harus puas berada di posisi ketujuh saat melewati garis Akhir.

    Soal hasil balapan di Qatar, Vinales mengakui bahwa Yamaha masih memiliki sejumlah masalah yang harus diperbaiki. Dia pun optimis masalah tersebut sudah bisa akan diatasi di seri MotoGP Argentina.

    "Musim ini kami akan melakukannya (perbaikan) di setiap balapan, mencoba untuk terus berkembang tiap harinya," kata eks pembalap tim Suzuki Ecstar tersebut.

    Seri MotoGP Argentina akan dimulai pada Jumat besok dengan menggelar sesi latihan bebas. Balapan sendiri akan gelar pada Senin dini hari waktu Indonesia.

    ROADRACINGWORLD


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.