GP F1 Bahrain: Sebastian Vettel Incar Kemenangan Beruntun

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap F1 dari tim Ferrari, Sebastian Vettel. REUTERS/Brandon Malone

    Pembalap F1 dari tim Ferrari, Sebastian Vettel. REUTERS/Brandon Malone

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebastian Vettel mengincar gelar juara ketiga kali berturut-turut di GP Bahrain pada Minggu, 31 Maret 2019, setelah mendapati mobil Ferrari SF90 yang ia kendarai tak memiliki kecepatan pada seri pembuka Formula 1 di Australia.

    Menuai hasil positif di tes pramusim, pembalap asal Jerman dan rekan satu timnya Charles Leclerc finis keempat dan kelima di Melbourne, dengan selisih waktu hampir satu menit dari juara GP Australia, Valtteri Bottas, yang dominan dengan mobil Mercedesnya.

    Ferrari kini berharap desain yang lebih tradisional trek sepanjang 5,4 kilometer di Sirkuit Sakhir bisa membantu mereka membuka potensi penuh mobil SF90.

    "Di Bahrain, setiap kesalahan dibayar dengan waktu. Oleh karena itu kalian harus sangat berhati-hati ketika menyalip, tunggu kesalahan kecil pebalap di depan dan coba untuk melewatinya. Titik ideal untuk menyerang? Tikungan 1 dan tikungan 14, setelah dua lintasan lurus panjang," kata Vettel, yang sudah empat kali meraih trofi juara di Bahrain, dalam akun Twitternya.

    Tim yang bermarkas di Maranello, Italia itu menjadi tim tersukses di Bahrain dengan mengantongi enam kemenangan.

    Trofi juara pertama diraih Michael Schumacher pada balapan perdana di sirkuit itu pada 2004. Kemudian Felipe Massa berjaya di Sakhir pada 2007 dan 2008. Dua musim kemudian, pada 2010, giliran Fernando Alonso yang meraih podium bersama tim berjuluk Kuda Jingkrak itu di sana.

    Sebastian Vettel, yang mengincar gelar juara dunia kelima, menjadi juara bertahan di Sakhir setelah mengantongi dua trofi juara pada dua musim terakhir bersama Ferrari dan dua kali ketika masih membalap untuk Red Bull Racing pada 2012 dan 2013.

    "Di Bahrain, kami berharap bisa melihat dampak dari koreksi yang kami buat," kata kepala tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto seperti dikutip Reuters, Rabu.

    "Kami menyadari bahwa kompetitor kami sekali lagi akan sangat kuat. Dengan mempertimbangkan hal itu, kami bersemangat untuk kembali ke trek dan menghadapi mereka," kata Binotto, yang menggantikan Maurizio Arrivabene sebelum awal musim ini.

    Mercedes meraih poin penuh setelah finis 1-2 di seri pembuka F1 2019, GP Australia, dengan margin waktu yang cukup lebar dari para pesaing terdekatnya. Kepala tim Mercedes AMG F1 Toto Wolff akan mewaspadai pertarungan ketat dengan rival mereka, Ferrari dan Red Bull, di balapan GP Bahrain akhir pekan nanti.

    "Tapi, pertarungan baru saja dimulai, Ferrari akan mencoba semua yang bisa mereka lakukan untuk kembali dan Melbourne menunjukkan bahwa Red Bull memiliki sesuatu yang diandalkan dalam pertarungan juga," demikian Wolff seperti dikutip laman resmi Mercedes AMG F1 pada Selasa. Valtteri Bottas mengunci kemenangan pertama bagi Mercedes musim ini, diikuti rekan satu timnya, Lewis Hamilton, di peringkat kedua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.