Masuk Daftar Hitam, Gustavo Chena Gagal Bergabung Ke Persik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Gustavo Roberto Chena, mantan pemain PSMS Medan yang digadang-gadang bisa direkrut untuk memperkuat tim Persik, Kota Kediri, Jawa Timur, akhirnya terhempas dari lembar tandatangan kontrak. Pemain asal Argentina itu terpaksa batal membela tim Macan Putih Persik Kediri karena masuk dalam "black list" (daftar hitam) pemain asing yang dirilis Badan Liga Indonesia (BLI) PSSI. "Secara resmi PSSI menyatakan Chena sebagai salah satu pemain asing yang dilarang bermain di Liga Indonesia. Kami tunduk dan patuh pada keputusan itu," kata Iwan Budianto, Ketua Bidang Status dan Alih Status PSSI, Selasa (9/3). Menurut Iwan yang kini didaulat untuk menjadi manajer Persik kembali, pihaknya mengaku teledor dan tidak hati-hati saat merekomendasikan nama Gustavo. Padahal saat menjelang pembentukan squad tim Liga Super 2008, PSSI sudah mewanti-wanti agar semua tim menunggu daftar hitam PSSI sebelum melakukan rekrutmen pemain asing. "Kami mengakui sangat ceroboh saat menjatuhkan pilihan pada Chena karena di mata kami dia merupakan pemain asing yang skillnya bagus dan sportifitasnya tinggi saat bertanding. Karena faktor itulah kami keburu-buru untuk merekrutnya hingga melupakan peringatan PSSI untuk menunggu daftar hitam pemain asing," kata Iwan. Untungnya, meskipun sudah memasukkan nama Chena dalam daftar pemain unggulan, Persik belum mengikat dengan kontrak hitam diatas putih yang diperkirakan nilainya sekitar Rp 1 Miliar. Ikatan yang dilakukan antara Chena dengan persik hanya bersifat prakontrak. Sebagai reserve untuk mengganti nama Chena, Iwan mengaku akan berdiskusi dengan pelatih Arcan Iurie Anotolievici. Dari hasil pembicaraan dengan sang pelatih, Persik akan menentukan siapa yang bakal diincar untuk menggantikan Chena dari daftar squad Persik dalam Liga Super 2008. Terdepaknya Chena dari kompetisi di Indonesia dikabarkan akibat Chena tercatat sebagai pemain di Divisi Empat di negara asalnya. Sementara aturan yang diterapkan BLI PSSI mengharuskan pemain asing setidaknya harus pernah main di Divisi Dua Liga Eropa (bagi yang berasal dari Eropa) dan Divisi Utama Liga Asia (untuk yang berasal dari engara di kawasan Asia). "Tahun 2007 lalu, Chena juga sempat terganjal ketika akan bermain di Indonesia. Tapi karena ada catatan pernah main di Boca Junior, dia akhirnya bisa dikontrak PSMS Medan. Ternyata tahun ini persoalan itu kembali bergulir dan terpaksa dia harus angkat kaki dari Indonesia," kata salah seorang pengurus Persik. Sementara, Christian Gonzales yang disebut-sebut bakal masuk daftar hitam pemain asing justru lolos dan mengukuhkan dirinya sebagai punggawa Persik. Padahal striker asal Uruguay itu termasuk perumput asing yang dinilai berperilaku kurang baik dan tidak layak untuk meramaikan persepakbolaan nasional. Lelaki kelahiran Montevideo, Uruguay tanggal 30 Agustus 1976 itu tercatat sering berperilaku tidak baik dalam pertandingan hingga membuahkan sangsi. Diantaranya dalam kasus di Stadion Manahan Solo pada 30 Juli 2006 lalu. Dalam laga final Liga Indonesia 2006 itu, Gonzales menanduk Emanuelle De Porras, pemain PSIS Semarang yang berbuntut pada dihadiahkannya kartu merah untuk untuk Gonzales. Komisi Disiplin PSSI menghukum skorsing 5 kali pertandingan dan denda senilai Rp 10 juta. Perilaku kurang terpuji lainnya dilakukan Gonzales saat Persik bermain di kandang Pelita Jaya Purwakarta tanggal 1 November 2007. Saat itu Gonzales meludahi wasit Rahmat Hidayat. Komisi Disiplin kemudian menghukumnya dengan skorsing 3 kali pertandingan dan denda Rp 125 juta. "Soal lolosnya Gonzales dari daftar hitam, saya tidak tahu. Itu mutlak kewenangan PSSI. Tapi kami bersyukur Gonzales tetap bisa bergabung ke Persik," kata Iwan Budianto.DWIDJO U. MAKSUM

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?