Komunitas Gowes Perempuan Ramaikan Brompton Antihoax Tempo.co

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Tempo Gowes Brompton Antihoax berswafoto di kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019.  TEMPO/ Hilman Fathurrahman W

    Peserta Tempo Gowes Brompton Antihoax berswafoto di kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. TEMPO/ Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah ramainya komunitas sepeda laki-laki pada acara Gowes Brompton Antihoax yang digelar oleh Tempo.co, hadir juga beberapa komunitas sepeda perempuan memberikan warna dan suara untuk kampanye antihoax.

    Rina Tantrika Rahayu, 48 tahun, salah satu peserta gowes Brompton Antihoax yang memiliki hobi gowes sepeda sejak 2007, mengatakan bahwa acara ini sangat menarik, dimana temanya kita diajak untuk sama-sama memerangi hoaks.

    Rina mengatakan sebagai ibu rumah tangga dan perempuan yang memiliki banyak pekerjaan baik di dalam maupun di luar rumah, untuk bertanggungjawab terhadap keluarga jadi alangkah perlunya menjaga kesehatan. Menurutnya olahraga sepeda adalah olahraga yang mudah dan bisa dibilang sangat murah, terlepas sepeda yang digunakan apa saja.

    Rina Tantrika Rahayu, salah satu peserta Gowes Brompton Antihoax. Tempo/Muh Halwi

    “Dengan bersepeda kita bisa mendapatkan kesehatan lahir dan batin karena secara fisik, otot-otot kita juga bisa terlatih, lebih lentur dan jantung kita menjadi baik,” katanya usai mengikuti acara sepeda santai Brompton Antihoax yang digelar Tempo.co pada Sabtu, 30 Maret 2019.

    Dia juga mengatakan bahwa dengan bersepeda membuat kita lebih rileks karena bisa melepas zat endorphin dalam tubuh. Selain itu dengan bersepeda juga bisa mendapatkan banyak teman dan bisa membagikan informasi kebaikan bukan informasi palsu.

    Sandrayanti, 50 tahun, yang juga merupakan salah satu peserta gowes mengatakan bahwa olahraga sepeda sangat membantu untuk menjaga kesehatan. “Bersepeda membuat kita menemukan banyak teman baru, dan langkah untuk memeberikan informasi-informasi antihoax bisa dimulai dari komunitas sepeda ini,” katanya pada Tempo selesai mengikuti acara sepeda santai Brompton Antihoax.

    Mereka berharap kegiatan-kegiatan ini bisa dilakukan lebih rutin lagi, karena selain untuk menjalin silaturrahmi bisa juga digunakan untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya hoax. Menurut mereka bahwa hoax ini membahayakan persatuan bangsa.

    Acara Gowes Brompton Antihoax diikuti sebanyak 620 peserta.

    MUH HALWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Minta Lion Air dan Citilink Turunkan Harga Tiket LCC

    Pemerintah telah memerintahkan dua maskapai penerbangan domestik, Lion Air dan Citilink, untuk menurunkan harga tiket pesawat berbiaya murah.