Malaysia Open: Tontowi / Winny Kembali Jumpa Hafiz / Gloria

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. (badmintonindonesia.org)

    Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua ganda campuran Indonesia harus saling mengalahkan di turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2019. Pasangan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina lagi-lagi bertemu dengan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja di babak kedua turnamen tersebut.

    Di babak pertama Malaysia Open, Tontowi yang baru berpasangan dengan Winny menyingkirkan pasangan asal Vietnam, Do Tuan Duc/Pham Nhu Thao 21-15, 21-18. Sementara Hafiz/Gloria merebut tiket ke babak dua usai mengalahkan pasangan Taiwan, Lee Yang/Yang Ching Tun 21-16,21-10.

    Dalam dua bulan terakhir Tontowi/Winny sudah dua kali bertemu dengan Hafiz/Gloria. Dari dua laga itu, langkah Tontowi/Winny selalu berhasil dihentikan rekan sesama pemusatan latihan nasional itu.

    Di turnamen Jerman Open 2019 Februari lalu, Tontowi/Winny kalah di babak kedua. Berlanjut ke India Open pada Maret lalu, Hafiz/Gloria menang di perempat final.

    Tontowi menilai ada kemajuan selama bermain dengan Winny, terutama di sisi teknik, komunikasi, dan cara bermain. Hal yang masih perlu dibenahi, menurut Tontowi, ialah mental bertanding. Ia menilai tidak mudah meningkatkan mental bertanding karena baru satu turnamen besar yang dilalui bersama Winny. "Kalau soal mental masih harus diuji," ucapnya mengutip PBSI, Selasa, 2 April 2019.

    Kembali menghadapi Hafiz/Gloria, Tontowi tak mau terbebani dengan rekor pertemuan kedua pasangan. Menurut dia, pada laga besok kedua pasangan akan memulai persiapan dari awal lagi. "Kami tidak mau memikirkan (kekalahan sebelumnya). Besok pemikirannya kosong-kosong lagi," kata Tontowi.

    PBSI | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.