Beda Sirkuit Mandalika dengan Sirkuit MotoGP Singapura

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto areal pantai bukit Seger Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB.  Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep sirkuit jalan raya yang memiliki trek sepanjang 4,32 km dengan 18 tikungan dimana badan jalan akan mulai dibangun Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada akhir 2020. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Foto areal pantai bukit Seger Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep sirkuit jalan raya yang memiliki trek sepanjang 4,32 km dengan 18 tikungan dimana badan jalan akan mulai dibangun Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada akhir 2020. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Toba Samosir - Indonesia resmi menjadi salah satu tuan rumah MotoGP mulai tahun 2021. Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi tempat pertama yang disiapkan sebagai ajang pertarungan Mark Marquez dan para rivalnya.

    Rencananya, Sirkuit Mandalika berkonsep sirkuit jalanan (street circuit). "Konsepnya adalah sirkuit jalan raya. Tapi ini berbeda dengan yang di Singapura yang juga berkonsep sama," ujar Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, disela-sela Peluncuran The Kaldera - Toba Nomadic Escape di Toba Samosir pada Kamis, 4 April 2019.

    Arief menjelaskan salah satu perbedaan antara Mandalika dengan Singapura terletak pada proses pembangunannya. Jika di Singapura, sirkuit berada di jalan raya yang sudah ada terlebih dahulu, maka Mandalika sebaliknya. Dari awal, Mandalika dirancang sebagai sirkuit dan jalan raya sekaligus.

    Sehingga Mandalika diharapkan mampu menjadi sirkuit yang lebih matang untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Begitupun dengan luas mencapai 1.200 hektar, membuat banyak fasilitas yang dapat dibangun di areal Sirkuit Mandalika.

    Guna membangun Sirkuit Mandalika, Menteri Arief mengungkapkan telah bekerja sama dengan investor asal Prancis, Vinci Corporation. Investasi awal disebut mencapai setengah milyar US dollar.

    Arief juga menambahkan bahwa Pemerintah juga sudah bertemu dengan pihak Dorna selaku penyelenggara MotoGP.
    "Sudah ketemu dengan Presiden juga. Dorna sudah confirm bahwa Indonesia akan memiliki MotoGP mulai 2021," kata Arief.

    Pihak penyelenggara juga mulai melakukan promosi terhadap penyelenggaraan MotoGP di Indonesia. Yang terbaru melalui unggahan diakun instagram resminya, @motogp, telah ditampilkan desain Sirkuit Mandalika melalui video 3 dimensi.

    Nantinya, lintasan sirkuit MotoGP ini akan 18 tikungan dengan panjang lintasan mencapai 4,31 kilometer dengan 18 tikungan. Letak sirkuit yang berada ditepi pantai dan dikelilingi gunung akan menjamin keindahan sirkuit dengan kapasitas lebih dari 13 ribu tempat duduk tersebut. 

    IIL ASKAR MONDZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.