Seperti Apa Sirkuit MotoGP Amerika? Beginilah Gambarannya

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Honda, Marc Marquez (93), terus dikejar oleh pembalap Yamaha Valentino Rossi (46), saat bertarung pada MotoGP Amerika di Austin, Texas, 23 April 2017. AP/Eric Gay

    Pembalap Honda, Marc Marquez (93), terus dikejar oleh pembalap Yamaha Valentino Rossi (46), saat bertarung pada MotoGP Amerika di Austin, Texas, 23 April 2017. AP/Eric Gay

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki total panjang 5.513 meter dengan 11 tikungan ke kiri dan sembilan tikungan ke kanan, Sirkuit Americas yang didesain Hermann Tilke dan menjadi arena MotoGP Amerika menawarkan tantangan tersendiri bagi para pembalap dengan kombinasi tikungan panjang, tikungan pelan, titik pengereman keras dan lintasan lurus yang cepat yang menuntut performa prima dari motor.

    Ada sejumlah titik panas di trek yang menawarkan kesempatan baik untuk menyalip seperti di zona pertama di Tikungan 1, di mana terdapat tanjakan di ujung lintasan lurus setelah start dan tikungan lambat ke kiri.

    Kemudian di zona 2 di Tikungan 11, setelah lintasan menurun, pembalap harus mengambil garis lintasan yang bagus di tikungan patah itu untuk menyambut lintasan lurus panjang setelahnya.

    Di ujung lintasan lurus, di zona 3, pembalap akan melakukan pengereman keras di trek yang menurun untuk menyambut Tikungan 12.

    Baca: Jadwal MotoGP Amerika: Marquez Nilai Dovizioso Kian Berbahaya

    Paul Trevathan, kepala mekanik Red Bull KTM Racing mengatakan jika Sirkuit Americas memiliki karakter trek yang menyiksa ban depan motor karena sejumlah tikungan lambat yang memaksa pembalap menggunakan gigi pertama di tikungan.

    "Kalian menaruh banyak beban di depan sepanjang waktu. Bagi saya ini selalu menjadi tempat di mana kita harus sangat mengkhawatirkan bagian depan dan ban depan. Kami telah melihat para pembalap kami tercecer di balapan karena ban depan yang aus," kata Trevathan.

    Antonio Jimenez, kepala mekanik Aprilia Racing Team Gresini sependapat dengan Trevathan.

    "Bagi saya hal paling kritis adalah di mana kami harus menggunakan gigi pertama. Ada dua atau tiga titik di mana tikungan sangat sempit."

    "Sangat rumit setiap kali kalian memakai gigi pertama, rumit dalam mengatur elektronik, rumit untuk melakukan restart karena motor menjadi sedikit lebih agresif. Ini mungkin salah satu sirkuit paling susah untuk melakukan setup motor," kata Jimenez.

    Titik panas selanjutnya berada di zona empat di mana terdapat tiga tikungan berturut-turut, 13-14-15, yang menuntut pergantian arah motor dengan cepat.

    Seperti yang dikatakan oleh kepala mekanik tim Mission Winnow Ducati Alberto Giribuola jika Sirkuit Americas merupakan salah satu sirkuit yang paling berat bagi tubuh seorang pembalap.

    "Ada banyak pergantian arah, jadi jika motor terasa berat bagi pembalap maka akan sulit bagi pebalap untuk mengakhiri balapan dengan kondisi bagus. Jadi kami harus membuat motor yang cepat dalam pergantian arah, mudah dan ringan," kata Giribuola seperti dikutip laman resmi MotoGP.

    Lalu titik panas terakhir berada di zona 5 di Tikungan 20 yang merupakan tikungan terakhir di mana pembalap harus keluar dengan cepat, memiliki grip yang bagus dan sudut kemiringan yang maksimal, untuk beradu menuju ke garis finis.

    Selain meraih trofi juara terbanyak, Marc Marquez memegang rekor waktu putaran tercepat di Sirkuit Americas, yaitu 2 menit 2,135 detik yang dia ciptakan pada 2015.

    Di samping para pembalap dari tim papan atas, Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol), walaupun belum pernah naik podium di Austin, pembalap asal asal Inggris itu akan membalas hasil buruknya usai mendapat penalti ketika di GP Argentina.

    Baca: Hadapi Jadwal MotoGP Amerika: Rossi Temukan Lagi Kemudaannya

    Crutchlow sementara memimpin perolehan poin di antara pebalap tim independen lainnya diikuti oleh Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) dan Jack Miller (Pramac Racing).

    Sementara itu, Alex Rins dari tim Suzuki Ecstar pernah meraih podium pertama di Austin ketika membalap di kelas Moto2 dan Moto3. Dia hanya perlu kemenangan di Sirkuit Americas di kelas MotoGP untuk melengkapi hattricknya.

    Seri ketiga balapan MotoGP di Sirkuit Americas akan diawali dengan sesi latihan bebas FP1 dan FP2 pada Jumat (12/4) mulai pukul 21:55 WIB, dan sesi latihan bebas FP3, FP4 yang dilanjutkan sesi kualifikasi pada Sabtu mulai pukul 21:55 WIB.

    Balapan MotoGP Amerika akan digelar Senin dini hari (15/4) pukul 02:00 WIB.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.