Karate SEAKF: Raih 8 Emas, Indonesia Duduki Peringkat 4

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia dalam Kejuaraan Karate Se-Asia Tenggara (SEAKF) di Bangkok, 12-14 April 2019. (Humas PB FORKI)

    Timnas Indonesia dalam Kejuaraan Karate Se-Asia Tenggara (SEAKF) di Bangkok, 12-14 April 2019. (Humas PB FORKI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional karate Indonesia meraih hasil maksimal pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKF) 2019 di Bangkok, Thailand, 12-14 April. Tim berkekuatan 53 atlet kadet, junior, U-21 dan senior itu  merebut 8 medali emas, 10 perak, dan 18 perunggu pada event yang diikuti karateka se-Asia Tenggara itu.

    Prestasi gemilang ini juga merupakan prestasi internasional pertama yang diraih tim nasional karate di bawah kepengurusan baru di bawah pimpinan Ketua Umum PB Forki Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Sekretaris Jenderal Raja Sapta Ervian.

    "Kami sangat mengapresiasi kinerja positif yang ditunjukkan timnas karate Indonesia baik atlet,  pelatih, dan manajer, serta dukungan seluruh pengurus dalam pencapaian prestasi ini. Semoga ini akan memberikan motivasi bagi kita dalam pencapaian prestasi internasional lainnya," ujar Sekjen PB Forki Raja Sapta Ervian di Jakarta, Minggu (14/4).

    Baca: Kejuaraan Karate SEAKF: Indonesia Rebut 5 Emas di Hari Pertama

    Rencananya, para karateka terbaik dari hasil SEAKF Bangkok ini akan diproyeksikan ke Kejuaraan Karate Asia (AKF) Kadet, Junior, U-21 di Kota Kinabalu, Malaysia, 26-28 April. Dan para karateka terbaik di AKF Junior nanti, akan diproyeksikan ke Kejuaraan Karate-1 Youth League di Limassol, Siprus, 3-5 Mei mendatang.

    Sejauh ini dari hasil 8 medali emas, 10 perak, dan 18 perunggu, sebagian besar disumbangkan karateka kadet, junior, dan U-21. Termasuk 1 medali perak dan 1 medali perunggu dari kumite  beregu putra dan putri pada pertandingan hari  terakhir SEAKF, Minggu (14/4), adalah hasil kolaborasi karateka U-21 dan senior.

    Satu perak itu diraih tim kumite beregu putri setelah dikalahkan tim putri Vietnam di final. Sementara  medali perunggu disumbangkan tim kumite beregu putra yang juga menyerah di tangan tim putra Vietnam pada semifinal. 

    Yang jelas dari total delapan emas yang diperoleh Indonesia, tujuh di antaranya disumbangkan nomor kadet, junior, dan U-21.  Dengan rincian, 3 emas dari nomor kadet, 2 dari nomor junior, dan 2 dari nomor U-21. Begitu pula medali perak dan perunggu SEAKF banyak disumbangkan karateka kadet, junior dan U-21. Mereka pula yang berpeluang dikirim PB Forki ke Malaysia.

    "Setelah SEAKF Bangkok, kami akan segera mempersiapkan diri ke ajang AKF Junior di Kinabalu, akhir April ini. Pesertanya tentu diambil dari karateka-karateka terbaik hasil SEAKF Bangkok," tegas Ervian.

    Baca: Karateka Cok Istri Agung Incar Tiket ke OlimpiadeTokyo 2020

    Karena itu, sepulang tim Indonesia ke Tanah Air, PB Forki akan segera menggelar pelatnas persiapan AKF Kinabalu  di GOR Kartika Kostrad, Cilodong, Bogor, Jawa Barat. Sebelumnya, pelatnas SEAKF juga digelar di tempat yang sama.

    Ervian juga mengaku senang dengan hasil SEAKF Bangkok. Sebab, hasil delapan medali emas itu sudah melebihi target 5 medali emas yang dicanangkan tim pelatih.

    Sementara itu, di klasemen akhir karate SEAKF 2019 Bangkok, Merah Putih berada di posisi ke-4 perolehan medali dengan 8 emas, 10 perak, dan 18  perunggu. Posisi pertama dipegang Vietnam dengan 22 emas, 20 perak, dan 25 perunggu. Diikuti Thailand 13 emas, 8 perak, dan 30 perunggu. Sementara posisi ketiga dikuasai Malaysia dengan 9 emas,  12 perak, dan 16 perunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.