Herman Dzumafo: Ikut Pemilu 2019 Jadikan Saya WNI Tulen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bhayangkara FC Herman Dzumafo. Antara

    Pemain Bhayangkara FC Herman Dzumafo. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain klub Bhayangkara FC Herman Dzumafo menyebut pemilihan umum (pemilu) presiden dan wakil presiden pertamanya di Indonesia setelah menjadi WNI pada 2017 akan membuatnya menjadi warga Indonesia tulen.

    "Saya senang ikut pemilu. Itu akan membuat saya jadi warga Indonesia yang sesungguhnya," ujar Dzumafo ketika dihubungi dari Jakarta, Selasa.

    Pria kelahiran Kamerun itu pun sengaja terbang ke tempat tinggalnya di Pekanbaru untuk memberikan suaranya pada pemilu, Rabu (17 April).

    Dzumafo terbang dari Jakarta pada hari ini, karena pihak Bhayangkara memang memberikan libur kepada pemainnya saat pemilu.

    "Saya memang sengaja kembali ke rumah untuk mencoblos. Saya berharap pemimpin terpilih bisa membuat Indonesia tetap aman," tutur lelaki berusia 39 tahun itu.

    Sementara berbicara spesifik sepak bola, Dzumafo juga memiliki harapan dunia lapangan hijau Indonesia bisa lebih baik.

    "Semoga sepak bola Indonesia lebih maju, lebih bersih. Namun, masyarakat Indonesia juga harus membantu demi kemajuan bersama," kata Dzumafo.

    Sebagai informasi, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, total ada 507.213 daftar pemilih tetap (DPT) dengan rincian pemilih laki-laki 250.082 dan perempuan 257.131 orang.

    Dalam pemilu 2019 di Pekanbaru ada 2.448 tempat pemungutan suara (TPS) dan 12.240 kotak suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.