Malaysia Tolak Israel, Kejuaraan Dunia Para-Swimming di London

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta perempuan bersiap mengikuti Kejuaraan Renang Air Dingin di Tooting Bec Lido di London, Inggris, Sabtu, 26 Januari 2019. Para perenang harus menjajal dinginnya air kolam di tengah musim dingin. REUTERS/Hannah McKay

    Peserta perempuan bersiap mengikuti Kejuaraan Renang Air Dingin di Tooting Bec Lido di London, Inggris, Sabtu, 26 Januari 2019. Para perenang harus menjajal dinginnya air kolam di tengah musim dingin. REUTERS/Hannah McKay

    TEMPO.CO, Jakarta - London ditetapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Para-Swimming 2019. "Kejuaraan tersebut akan digelar pada 29 Juli 2019." Demikian pengumuman badan dunia Para-Swimming kepada media sebagaimana dilansir Daily Mail, Senin.

    Pemindahan lokasi lomba para-swimming diputuskan oleh Komite Paralimpik Internasional setelah badan tersebut menghapus Malaysia sebagai tuan rumah karena menolak kehadiran atlet Israel sebagai peserta kejuaraan.

    Menurut laporan Daily Mail, even internasional ini akan berlangsung di London Aquatic Centre yang pernah digunakan untuk lomba renang ketika London menjadi tuan rumah Paralympic Games 2012.

    Baca: 4 Pernyataan Mahathir Menyoal Israel

    "Kami dengan senang hati mengumumkan London sebagai tuan rumah kejuaraan dunia Para-Swimming," kata Presiden IPC, Adrew Parson, kepada awak media.

    "London Aquatic Centre akan membawa kembali kenangan fantastik Paralympic Games 2012 dan saya sayik para atlet akan bersemangat kembali ke kolam renang yang sekarang menjadi ikon itu," tambahnya.

    IPC memutuskan menghapus Malaysia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia Para-Swimming pada Januari 2019, setelah negeri itu menolak atlet Israeal datang ke negaranya.

    Malaysia adalah negara mayoritas berpenduduk muslim, sehingga melarang altet Israel berlaga. Kuala Lumpur memandang Israel, hingga saat ini, masih menduduki tanah Palestina. Keputusan Malasia tersebut dikecam Menteri Luar Negeri Israel seraya mengatakan, "Kebijakan tersebut memalukan dan bertentangan dengan semangat olimpik," kutip BBC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.