UFC Malam Ini: Overeem vs Oleinik Berlaga di St Petersburg, Rusia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alistair Overeem berpose bersama Aleksei Oleinik sebelum berlaga di UFC Fight Night 149 di St Petersburg, Rusia, Sabtu 20 April 2019. (Jeff Bottari/Zuffa LLC)

    Alistair Overeem berpose bersama Aleksei Oleinik sebelum berlaga di UFC Fight Night 149 di St Petersburg, Rusia, Sabtu 20 April 2019. (Jeff Bottari/Zuffa LLC)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergelaran tarung bebas UFC Fight Night 149 akan diadakan di St Petersburg Rusia, Sabtu malam 20 April 2019 atau mulai Minggu dini hari pukul 00.00 WIB.

    Partai utama UFC Fight Night 149 menampilkan pertarungan kelas berat non gelar 3 ronde antara petarung asal Belanda, Alistair Overeem melawan jago tuan rumah Aleksei Oleinik.

    Baca: Lakukan Pelecehan Seksual, Pria Ini Dihajar Petarung MMA Wanita

    Keduanya petarung veteran, karena Overeem sudah berusia 38 tahun dan Oleinik bahkan lebih tua, 42 tahun. Namun kedua petarung memiliki segudang pengalaman dalam kiprah di MMA kelas dunia.

    “Saya sudah sangat hapal gaya Aleksei karena enam tahun lalu saya membantunya dalam persiapan menghadapi Mirko Cro Cop. Kami berdua adalah petarung yang sangat berpengalaman, jadi soal usia bukan masalah,” ujar Overeem.

    Baca: Jadwal Tinju Dunia: Ini Perbandingan Kekuatan Crawford dan Khan

    Selain laga utama antara Overeem vs Oleinik, UFC Fight Night 149 akan menampilkan beberapa partai lain yang ditayangkan langsung di Indonesia lewat kanal berbayar FoxSports.

    Berikut adalah para petarung MMA yang akan tampil dalam UFC Fight Night 149:

    1. Kelas berat: Alistair Overeem vs Aleksei Oleinik
    2. Kelas ringan: Islam Makhachev vs Arman Tsarukyan
    3. Kelas berat: Sergey Pavlovich vs Marcelo Glom
    4. Kelas terbang (wanita): Roxanne Modafferi vs Antonina Shevchenko
    5. Kelas menengah: Krysztof Jotko vs Alen Amedovski

    UFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.