Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Gregoria Ingin Kalahkan Yufei

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikan kok kearah lawannya pebulutangkis Jepang Aya Ohori dalam babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, 23 Januari 2019. Gregoria Mariska Tunjung berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 18-21, 21-18, dan 21-18. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pebulutangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikan kok kearah lawannya pebulutangkis Jepang Aya Ohori dalam babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, 23 Januari 2019. Gregoria Mariska Tunjung berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 18-21, 21-18, dan 21-18. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengaku ingin mengalahkan pemain asal Cina Chen Yufei di babak dua kejuaraan bulu tangkis Asia, Badminton Asia Championships 2019, yang diselenggarakan di Wuhan Sports Center, Wuhan, China.

    Pebulu tangkis yang kini berusia 19 tahun itu mengaku ingin membalas kekalahannya atas Yufei dalam turnamen World Championships 2018. Pada waktu itu, Gregoria dikalahkan oleh Yufei dengan skor 17-21 dan 20-22.

    "Saya ingin menang, karena di pertemuan terakhir saya kalah. Tapi saya mau memikirkan cara mainnya dulu. Saya ingin bermain maksimal. Target diri saya sendiri, yaitu mau menang dulu lawan Yufei,” kata Gregoria melalui siaran pers PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

    Lebih lanjut, pemain besutan klub bulu tangkis PB Mutiara Cardinal Bandung itu menilai Yufei kerap bermain dengan tenang, sabar dan selalu mampu mencari celah. Oleh karena itu, dia mengaku harus dapat mengimbangi permainan lawannya tersebut.

    “Sebetulnya senjatanya (lawan) tidak terlalu mematikan, tapi dia pemain yang tenang, sabar dan punya timing yang pas untuk mencari celah pada lawan. Saya harus lebih sabar dan bisa mengimbangi dari awal, jangan sampai kecolongan start,” ujar Gregoria.

    Sebelumnya, dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu (24/4), Gregoria menaklukkan pemain asal Hong Kong Cheung Ying Mei dalam dua gim yang berjalan selama 33 menit dengan skor 21-18 dan 21-16.

    Walaupun berhasil memenangkan pertandingan babak pertama, dia mengaku belum cukup puas dengan penampilannya karena masih belum stabil. Dia pun mengaku masih kerap tersusul oleh lawan saat sudah memimpin perolehan angka.

    “Saya masih kurang puas sama permainan saya. Di gim pertama, lawan banyak dapat poin dari kesalahan saya. Di awal gim kedua, saya bermain cukup baik dan bisa unggul sampai tujuh poin, tapi kemudian permainan saya naik-turun, tidak stabil,” ungkap Gregoria.

    Untuk selanjutnya, di babak dua, Gegoria bertekad untuk memperbaiki penampilannya dan berusaha untuk bermain dengan lebih stabil. Dia juga berkeinginan untuk tampil maksimal, sehingga bisa memperoleh hasil terbaik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.