Cerita Perenang Adinda Larasati Pecahkan Rekor Nasional

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perenang Indonesia Adinda Larasati Dewi memacu kecepatan pada babak penyisihan nomor Gaya Kupu-kupu 200 meter Putri Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Aquatic Center, GBK Senanyan, Jakarta, Rabu (22/8). ANTARA FOTO/INASGOC/M Risyal Hidayat

    Perenang Indonesia Adinda Larasati Dewi memacu kecepatan pada babak penyisihan nomor Gaya Kupu-kupu 200 meter Putri Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Aquatic Center, GBK Senanyan, Jakarta, Rabu (22/8). ANTARA FOTO/INASGOC/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Perenang Adinda Larasati Dewi menjadi yang tercepat saat tampil di Festival Akuatik Indonesia 2019. Turun di nomor 100 meter gaya kupu-kupu, Adinda mencatatkan waktu terbaik 1 menit 00,55 detik.

    Catatan waktu itu sekaligus menjadi rekor nasional baru. Adinda memperbaiki catatan waktu atas namanya sendiri, yakni 1 menit 00,98 detik yang dicetak setahun lalu. "Senang bisa perbaiki waktu dalam setahun ini," ucap perenang asal Jawa Timur itu di Stadion Akuatik, Jakarta, Kamis, 25 April 2019.

    Adinda menyatakan tak berpikir untuk mempertajam catatan waktunya di 100 meter gaya kupu-kupu. Sebab sebelumnya ia harus turun di nomor 400 meter gaya bebas. Di nomor itu ia juga menjadi yang paling cepat dengan raihan waktu 4 menit 18,79 detik. "Tak ada target (pecah rekor). Pokoknya perbaiki catatan waktu," tuturnya.

    Ada dua hal yang mendorong Adinda bisa memperbaiki catatan waktu miliknya sendiri. Menurut dia, latihan daya tahan yang diberikan pelatih menjadi faktor penting. "Tiga bulan pertama latihannya fokus ke jarak jauh dan lawannya lelaki," ucapnya.

    Selain itu, kondisi kolam pun ikut mempengaruhi penampilannya. Adinda menyatakan standar kolam di Stadion Akuatik Jakarta ikut membantu penampilannya. "Biasanya kan di kolam pendek lebih berat. Di sini (Stadion Akuatik) kolam lebih standar jadi maksimal," kata dia.

    Kejuaraan Nasional Renang atau Festival Akuatik Indonesia 2019 digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta. Kejuaraan berlangsung selama empat hari, 25-28 April 2019. Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia menjadikan ajang tersebut sebagai seleksi menuju SEA Games 2019 dan Pekan Olahraga Nasional 2020.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.