Mancheseter United Incar Rio Ferdinand Jadi Direktur Olahraga

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Ferdinand dan istrinya, Rebecca Ellison tiba di bandara Nice, Prancis, 2010. Ferdinand telah mendapatkan banyak dukungan dan simpati dari rekan-rekan sesama pesepak bola. Popsugar.co.uk

    Rio Ferdinand dan istrinya, Rebecca Ellison tiba di bandara Nice, Prancis, 2010. Ferdinand telah mendapatkan banyak dukungan dan simpati dari rekan-rekan sesama pesepak bola. Popsugar.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Rio Ferdinand telah bertemu dengan Ed Woodward untuk membicarakan mantan pemain bertahan tim nasional Inggris itu kemungkinan menjadi Direktur Olahraga Manchester Uinted. Demikian berita yang dilansir Sportmail, Selasa 30 April 2019.

    "Woodward, Wakil Direktur Utama United, secara serius sedang mempertimbangkan membawa Ferdinand kembali ke klub untuk diberikan peran besar," tulis Dail Mail.

    Keluarga besar Glazer selaku pemilik United menginginkan Ferdinand menduduki salah satu posisi di level pimpinan klub sejak dia menyatakan pensiun. Namun, saat itu, dia belum bisa bergabung karena masalah pribadi. Namun, sekarang ini, dianggap waktu yang tepat.

    Terkait dengan hal itu, Manchester United sedang melakukan strukturirasi kepengurusan dan mempertimbangkan menunjuk seseorang menduduki salah satu jabatan yang betugas memandu klub dan mengurus transfer pemain.

    United juga terkesan dengan profesi stopper ini saat menjadi pengamat sepak bola di BT Sport. Selain itu, mantan pemain berusia 40 tahun itu berasal dari lingkungan sendiri ketika berjaya bersama Sir Alex Ferguson.

    Ferdinand menikmati masa gemerlap sebagai pemain bola bersama United. Dia pernah dinobatkan sebagai pemain termahal di Inggris dengan nilai bayaran sebesar £30 juta atau setara dengan Rp 556 miliar pada 2002.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.