10 Atlet eSports Berpenghasilan Tertinggi di Dunia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet eSports Kuro

    Atlet eSports Kuro "KuroKy" Takhasomi. (esportsonly)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia eSports kian berkembang dan atletnya kini bisa menghasilkan uang berlimpah. Sebagian besar gamer profesional di planet ini, bahkan mereka masih berusia 20 tahunan, sudah mampu mencetak begitu banyak penghasilan yang tampaknya akan cukup untuk mendanai sisa hidup mereka.

    Uang yang mereka kumpulkan adalah hadiah dari turnamen, piala pertempuran online, dan sponsor.

    Pada 2018, laman Fox menampilkan daftar gamer berpenghasilan tertinggi di dunia. Inilah 10 di antaranya:

    1. Kuro "KuroKy" Takhasomi

    Pemain Jerman Kuro "KuroKy" Takhasomi masih memakai mahkota sebagai gamer berpenghasilan tertinggi di dunia, pada tahun 2018, dengan total kemenangan sebesar US$ 4.097.926,95 (sekitar Rp 57,4 miliar). Sejak game Defense of the Ancients, atau yang disebut Dota 1, Takhasomi sudah bermain secara kompetitif di bawah mousesports pada tahun 2008.

    Di satu acara, dia bertemu dengan pemain Estonia Clement "Puppey" Ivanov, yang akan sangat berpengaruh dalam karier olahraganya. Selama adaptasi Dota 2, hari-hari awal Takhasomi tidak banyak berhasil dengan tim-tim seperti GosuGamers.net, PANZER, dan 10.000.

    Dia segera menetap dengan tim Natus Vincere pada 2013, bersama dengan pemain legendaris seperti Oleksandr "XBOCT" Dashkevych, Gleb "Funn1k" Lipatnikov, Danil "Dendi" Ishutin, dan Ivanov, mendarat di tempat kedua dalam ajang The International 2013 melawan Alliance.

    Dia terus mencari ladang penghasilan dan bergabung dengan Team Secret pada 2014. Tapi hanya sebagian yang berhasil dengan memenangkan peringkat kedua di Star Ladder meskipun penampilannya sangat baik.

    Setelah beberapa perubahan daftar, ia kembali bermain dukungan dan membuka jalan bagi tim untuk memenangkan beberapa turnamen LAN, tapi masih gagal setelah kinerja yang mengerikan di International 2015. Takhasomi mendirikan 5Jungz, sekarang Team Liquid, yang mengantongi beberapa kejuaraan seperti EPICENTER 2016, StarLadder i-League SarSeries Musim 3, EPICENTER 2017, The International 2017, dan China Dota 2 Supermajor.

    Dia adalah pemain Dota 2 profesional pertama yang memenangkan 1.000 pertandingan dan memainkan 107 Pahlawan berbeda dalam karier eSports-nya.

    Selanjutnya: Johan "n0tail" Sundstein, Jagoan dari Denmark


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.