Masalah Iklim, Sir Mo Farah Tak Ikut Kejuaraan Maraton di Qatar

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Atlet lari 10.000 meter asal Inggris, Mo Farah menyentuh garis finish dalam Kejuaraan Dunia Atletik di Stadion London, 4 Agustus 2017. Farah kembali berhasil meraih medali emas dalam nomor tersebut. REUTERS/Lucy Nicholson

    Ekspresi Atlet lari 10.000 meter asal Inggris, Mo Farah menyentuh garis finish dalam Kejuaraan Dunia Atletik di Stadion London, 4 Agustus 2017. Farah kembali berhasil meraih medali emas dalam nomor tersebut. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Sir Mo Farah membatalkan ikut kejuaraan dunia lomba lari maraton 10.000 meter yang digelar pada akhir tahun ini. Kabar tersebut dibenarkan oleh badan atletik Inggris kepada awak media seperti dilansir Daily Mail, Kamis 1 Mei 2019.

    Semula, pelari berusia 36 tahun tersebut menyatakan berminat mengikuti kejuaraan dunia, namun segera diurungan setelah iklim di Qatar dianggap tak memungkinan untuk dirinya.

    "Dia sebelumnya sangat berhasrat mengikuti kejuaraan tersebut meskipun pernah menyatakan mundur dari lomba lari pada 2017 lalu," tulis Daily Mail.

    Sementara itu, badan atletik Inggris dala keterangannya mengatakan, atlet yang bakal turun pada lomba lari maraton di Doha adalah Callum Hawkins setelah dia finish di urutan ke-10 loma lari maraton London pada Ahad, kemarin.

    Lomba lari maraton di Qatar bakal kehilangan pamor setelah bintang lari asal Kenya, Eliud Kipchoge, juga menyatakan mundur dari perlombaan tersebut. Dia memilih berlomba di London untuk menantang Sir Mo Farah yang dianggap saingan beratnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.