Qatar Ambil Alih Klub AS Roma, Ini Pejelasan James Pallotta

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AS Roma, Kevin Strootman mencetak gol pertama ke gawang Pescara Calcio, dalam pertandingan Liga Italia Serie A di Stadion Adriatico-Giovanni Cornacchia, Pescara, 25 April 2017. ANSA/CLAUDIO LATTANZIO

    Pemain AS Roma, Kevin Strootman mencetak gol pertama ke gawang Pescara Calcio, dalam pertandingan Liga Italia Serie A di Stadion Adriatico-Giovanni Cornacchia, Pescara, 25 April 2017. ANSA/CLAUDIO LATTANZIO

    TEMPO.CO, Jakarta - Qatar Sports Investments, QSI, dikabarkan oleh sejumlah media di Italia dan Prancis, sebagaimana dikutip situs Live Score, ingin mengambil alih kepemilikan klub Serie A, Roma. Namun kabar tersebut dibantah presiden klub, James Pallotta.

    "QSI yang siap-siap membeli juara Ligue 1 Paris Saint-Germain juga akan mengambil alih kepemilikan klub Italia, Roma," demikian bunyi kabar yang beredar di media massa.

    Roma, saat ini dimiliki oleh kelompok investasi Amerika yang mengakuisisi pada 2011, menepis kabar akan diambil alih oleh investor Qatar sebagaimana bantahan Pallotta kepada media.

    "Qatar Sport Investments ingin mengakuisisi Roma? Tidak sama sekali, itu kabar palsu," ucap Pallotta kepada RomaPress menanggapi laporan koran Prancis, Le Parisien.

    Roma yang mencapai babak semi final Liga Champions tahun lalu, sekarang ini, harus berjuang keras. Setelah memecat Eusebio Di Francesco pada Maret lalu dan menunjuk mantan bos Claudio Ranieri hingga akhis musim ini, Roma menduduki posisi kelima di Serie A.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?