Persoalan Dana, Balap Sepeda Tour de Yorkshire Ditakutkan Batal

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Froome asal Inggris dari Tim Sky berlatih menjelang dimulainya Tour de France di dekat Utrecht, Belanda, 3 Juli 2015. Tour de France adalah balap sepeda yang menempuh jarak 3.360 kilometer atau 2.088 mil selama tiga minggu lebih. AP/Laurent Cipriani

    Christopher Froome asal Inggris dari Tim Sky berlatih menjelang dimulainya Tour de France di dekat Utrecht, Belanda, 3 Juli 2015. Tour de France adalah balap sepeda yang menempuh jarak 3.360 kilometer atau 2.088 mil selama tiga minggu lebih. AP/Laurent Cipriani

    TEMPO.CO, Jakarta - Balap sepeda Tour de Yorkshire dikhawatirkan batal menyusul minimnya dukungan dana sponsor dan dana Dewan Lokal. Pemimpin Buruh menuntut transparansi penggunaan dana Welcome to Yorkshire.

    "Bila sesuai rencana, kegiatan akan dimulai pada Kamis 2 Mei 2019, waktu setempat," tulis Daily Mail, Kamis.

    Even populer di Inggris ini sangat tergantung pada dana bantuan publik dan sponsor, namun Dewan Lokal dan badan wisata "Welcome to Yorkshire" yang menggelar acara ini justru menangguhkan dukungan dana setelah mantan Kepala Eksekutif Sir Gary Verity mengundurkan diri dengan alasan kesehatan pada Maret lalu.

    Di antara Dewan Lokal yang menghentikan bantuan dana adalah Dewan Sheffield dan Hull. Kedua Dewan Lokal ini menuntut dilakukan investigasi atas penggunaan dana even Welcome to Yorkhsire.

    "Kami membutuhkan transparansi pengguanaan dana dan apa keuntungan yang diperoleh dari even tersebut," kata pemimpin Buruh Kota, Steve Siddons kepada awak media.

    Tahun ini, Dewan Lokal membayar antara £100.000 hingga £125.000 atau setara dengan Rp 1,9 miliar hingga Rp 2,3 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk start sampai finish yang berlansung selama epat hari. Titik start dimulai dari Scarborough dan finish di Yorkshire.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.