Piala Sudirman: Sempat Cedera, Begini Kondisi Greysia / Apriyani

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, mengembalikan kok ke arah lawannya, wakil India, Jakkampudi Meghana dan Poorvisha S. Ram, dalam kejuaraan Prancis Terbuka 2018 di Paris, Prancis, Jumat, 26 Oktober 2018. ANTARA/Humas PBSI

    Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, mengembalikan kok ke arah lawannya, wakil India, Jakkampudi Meghana dan Poorvisha S. Ram, dalam kejuaraan Prancis Terbuka 2018 di Paris, Prancis, Jumat, 26 Oktober 2018. ANTARA/Humas PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pelatih Ganda Putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian yakin pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu tampil prima dalam ajang Piala Sudirman 2019 yang akan digelar pada 19-26 Mei 2019 di Nanning, Cina.

    Dia juga mengaku tidak khawatir dengan kondisi Greysia/Apriyani jika harus diturunkan hingga partai final, terlebih mengingat kondisi Greysia sempat mengalami bengkak pada tangan kanannya sehingga harus mundur dari turnamen New Zealand Open 2019.

    Baca: Ni Ketut Mahadewi Kaget Masuk Tim Piala Sudirman 2019

    “Menurut saya itu biasa. Kalau sampai final, berarti main lima kali. Sejauh ini, kondisi Greysia sudah membaik. Waktu itu tangannya hanya over-use saja. Dia sudah ke dokter dan memang instruksi dokter adalah diistirahatkan dulu tangannya,” kata Eng melalui siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.

    Oleh karena itu, sambung dia, usai mengikuti Badminton Asia Championships pada April lalu, Greysia sempat libur beberapa hari untuk memulihkan kondisi tangannya.

    Sementara itu, pelatih berusia 41 tahun itu menilai Greysia/Apriyani merupakan pasangan yang mampu menunjukkan konsistensi dan prestasi yang stabil sehingga dipilih menjadi satu-satunya perwakilan ganda putri Indonesia dalam ajang Piala Sudirman 2019.

    “Hingga kini, pasangan yang paling konsisten dan stabil hanya Greysia/Apriyani. Saya hanya ingin menurunkan perwakilan ganda putri yang terbaik. Akan tetapi, semua pertimbangan itu juga dilihat dari kebutuhan tim, yang terbaik untuk tim,” tutur Eng.

    Baca: Bulu Tangkis: Menpora Minta PBSI Bawa Pulang Piala Sudirman

    Selain Greysia/Apriyani, PBSI juga memasukkan satu pemain cadangan putri, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani. Menurut Eng, Ketut dipilih karena penampilannya yang fleksibel, sehingga dapat dipasangkan dengan siapa saja.

    “Ketut dipilih karena dia yang paling fleksibel, bisa dipasangkan dengan siapa saja, termasuk Greysia dan Apriyani. Kemungkinan untuk mengubah kombinasi itu ada. Tapi kalau keadaan darurat, saya tetap ingin menurunkan pemain-pemain yang terbaik,” ungkap Eng.

    PBSI telah mengumumkan nama-nama pemain yang masuk dalam tim inti Piala Sudirman 2019. Berdasarkan data dari PBSI, Indonesia akan membawa 20 pemain yang terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain putri.

    Di sektor ganda putri, hanya ada satu wakil Indonesia, yaitu Greysia/Apriyani. Sedangkan Ni Ketut Mahadewi Istarani masuk sebagai pemain cadangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.