David Luiz Berharap Chelsea Segera Putuskan Nasibnya

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur pemain Chelsea, David Luiz saat berselebrasi di akhir laga kedua semifinal Liga Eropa melawan Eintracht Frankfurt di Stamford Bridge, London, Jumat dinihari, 10 Mei 2019. Partai final Liga Eropa antara Chelsea vs Arsenal akan berlangsung pada 29 Mei di Olympic Stadium, Baku, Azerbaijan. REUTERS/David Klein

    Gestur pemain Chelsea, David Luiz saat berselebrasi di akhir laga kedua semifinal Liga Eropa melawan Eintracht Frankfurt di Stamford Bridge, London, Jumat dinihari, 10 Mei 2019. Partai final Liga Eropa antara Chelsea vs Arsenal akan berlangsung pada 29 Mei di Olympic Stadium, Baku, Azerbaijan. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - David Luiz optimis mengenai keberadaannya di Chelsea seraya berharap ada keputusan dalam waktu beberapa hari ke depan.

    Pemain berusia 32 tahun yang menempati posisi bek tengah itu kembali ke Stamford Bridge untuk musim kedua pada Agustus 2016 setelah selama dua tahun memperkuat tim elit Prancis, Paris Saint-Germain, dan menjadi pemain kunci di Liga Primer.

    Dia telah tampil sebanyak 35 kali bersama Maurizio Sarri di musim kompetisi sejak kembali pada paruh kedua 2017-2018 setelah dibekap cedera.

    Pada malam semi final Liga Eropa, dia menceploskan satu gol dalam drama adu penalti, membuat Blues melaju ke final setelah mengandaskan Eintracht Frankfurt.

    Sementara itu, masa kontraknya di Chelsea akan habis pada akhir bulan ini. Untuk hal tersebut, Luis ingin ada kepastian dari klub sebelum mengikuti perjalan panjang Bues ke Baku guna menghadapi Arsenal di final Liga Eropa pada 29 Mei 2019.

    Ketika Luiz ditanya wartawan, apakah dia merasa optimis atas keputusan yang akan dibuat. Pemain bertahan ini menjawab, "Ya, saya selalu optimis, terlepas dari keputusan itu."

    LIVE SCORE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.