Pegawai KONI 5 Bulan Belum Terima Gaji, Apa Kata Kemenpora?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto (kedua dari kanan) menerima pegawai Komite Olahraga Nasional Indonesia, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Pegawai KONI mengeluhkan belum menerima gaji selama lima bulan. Foto istimewa/Kemenpora.

    Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto (kedua dari kanan) menerima pegawai Komite Olahraga Nasional Indonesia, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Pegawai KONI mengeluhkan belum menerima gaji selama lima bulan. Foto istimewa/Kemenpora.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 40 pegawai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat mendatangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto menyatakan kedatangan mereka untuk mengadu karena merasa dirugikan.

    Menurut Gatot, para pegawai KONI menyampaikan sudah lima bulan belum mendapatkan gaji. "Mereka ingin beraudiensi karena sejak Januari 2019 belum menerima gaji rutin bulanan," kata Gatot di Kemenpora, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.

    Kementerian, ucap Gatot, memahami para pegawai KONI belum mendapatkan gaji. Ia menilai salah satu penyebabnya karena peristiwa operasi tangkap tangan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap pengurus KONI dan pegawai Kemenpora. "Dampaknya juga dirasakan oleh Kemenpora," ucapnya.

    Gatot menyatakan kementerian akan berupaya mencari solusi, tapi tidak menjanjikan membayar seluruh gaji pegawai. Pasalnya, Kemenpora tidak ingin memberi bantuan yang kembali berpotensi melanggar aturan. "Kami tidak menjanjikan apapun karena akan dibicarakan dengan Menpora. Mungkin maksimal kami hanya bisa bantu yang sifatnya basic, seperti urusan gaji atau tunggakan listrik," kata dia.

    Ke depan, Kemenpora berharap KONI bisa mencari pendanaan tidak hanya dari pemerintah. Sebab berdasarkan anggaran dasar rumah tangga, lanjut Gatot, sumber pendanaan KONI berasal dari pemerintah pusat atau daerah, iuran anggota, swasta, dan usaha lain yang sah.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.