Juarai Tenis Madrid Open, Novak Djokovic: Ini Permainan Terbaikku

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic berpose dengan trofinya setelah memenangkan penghargaan olahragawan terbaik dalam Laureus World Sports Awards di Salle des Etoiles, Monako, Senin, 18 Februari 2019. Petenis nomor satu dunia ini kembali meraih kemenangan di Australia Terbuka bulan lalu setelah menjalani operasi. REUTERS/Eric Gaillard

    Novak Djokovic berpose dengan trofinya setelah memenangkan penghargaan olahragawan terbaik dalam Laureus World Sports Awards di Salle des Etoiles, Monako, Senin, 18 Februari 2019. Petenis nomor satu dunia ini kembali meraih kemenangan di Australia Terbuka bulan lalu setelah menjalani operasi. REUTERS/Eric Gaillard

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pemain tenis top dunia, Novak Djokovic, mengatakan kepada wartawan sebagaimana dilansir kantor berita Reuters, Senin 13 Mei 2019, permainannya di tenis Madrid Open yang terbaik.

    Hal itu dikatakan Djokovic usai meraih gelar ketiga Madrid Open, Ahad 12 Mei 2019, dengan mengalahkan Stefanos Tsitsipas 6-3 6-4.

    "Setelah Australia Open, permainan saya tidak terlalu bagus. Namun, saat ini, momentum terbaik saya dengan meraih gelar juara tenis Madrid Open," ucapnya di depan juru warta.

    "Saya memainkan permainan terbaik saya beberapa kali di sini. Kemenangan di turnamen ini adalah kemenanga terbesar saya. Saya sudah tak sabar menunggu turnamen di Roma, Italia Open," ucapnya.

    Mengenai lawan yang dikalahkan dalam final, Djokovic berkomentar, "Dia (Tsitsipas) sangat berbakat, dia mengalahkah Rafa kemarin. Sayangnya dalam permainan ini dia kurang dinamis, mungkin akibat pertandingan terlalu panjang."

    Pada final menghadapi Djokovic, permainan petenis Yunani yang menempati unggulan ke delapan itu tidak banyak mengancam dan kurang memukau sebagaiman diperlihatkan ketika mengalahkan Nadal pada Sabtu 11 Mei 2019. Sebaliknya dengan Djokovic. Juara Grand Slam 15 kali tu justru mengontrol permainan sehingga dengan mengalahkan Tsitsipas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.