Caster Semenya, Afrika Selatan Banding Atas Keputusan Arbitrase

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Afrika Selatan mengatakan, Senin, 13 Mei 2019, pihaknya mengintstrusikan badan atletik negara mengajukan banding terhadap keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga atas jenis kelamin Caster Semenya.

    "Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga berdampak langsung terhadap juara Olimpiade," bunyi pernyataan Afrika Selatan seperti dikutip kantor berita Reuters.

    Namun organisasi atletik Afrika Selatan, ASA, masih berdiam diri untuk tidak berkomentar soal keputusan pengadilan arbitrase.

    Salah seorang sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters, mereka masih mempertimbangkan beberapa opsi dan belum mengeluarkan sikap sampai semuanya siap.

    Baca: Caster Semenya Menangi Lomba Lari 5.000 Meter Afrika Selatan

    Sementara itu, menteri Olahraga Tokozile Zasa, yang tak memiliki kewenanan terhadap ASA, mengatakan melalui sebuah pernyataan, dia memang mengeluarkan instruksi setelah menerima masukan dari panel tinggi negara.

    Semenya, peraih medali emas Olimpiade 800 meter, saat ini, harus minum obat alami untuk menurunkan kadar testorennya sebelum diizinkan mengikuti lomba lari perempuan 400 meter hingga 1,6 kilometer. Sebab, di dalam tubuh Semenya ditemukan kromosom laki-laki (XY)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.