Bulan Puasa, Atlet Wushu Kamilia Lituhayu Tetap Berlatih

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet kontingen Jawa Timur Cindy Martono bersama atlet kontingen Sumut Lindswell (kiri) dan Atlet Kontingen Yogyakarta Kamilia Lituhayu (kanan), bercanda seusai menerima pengalungan medali dalam Cabang Wushu nomor Taijiquan dan Taijijian all round putri di Hall Beladiri Sport Centre Rumbai, Pekanbaru, Riau, Kamis, 13 September 2012. TEMPO/Imam Sukamto

    Atlet kontingen Jawa Timur Cindy Martono bersama atlet kontingen Sumut Lindswell (kiri) dan Atlet Kontingen Yogyakarta Kamilia Lituhayu (kanan), bercanda seusai menerima pengalungan medali dalam Cabang Wushu nomor Taijiquan dan Taijijian all round putri di Hall Beladiri Sport Centre Rumbai, Pekanbaru, Riau, Kamis, 13 September 2012. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan puasa bukan menjadi halangan bagi atlet wushu asal DI Yogyakarta Kamilia Lituhayu, 20 tahun, untuk terus mengasah kemampuannya selama mengikuti Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) wushu menjelang Kejuaraan Dunia Wushu Shanghai 2019 dan SEA Games 2019.

    "Bulan Ramadhan bukan suatu halangan untuk tidak latihan, sama saja dengan hari-hari biasa," kata Kamilia di Jakarta, Senin

    Kamilia mengatakan selama bulan Ramadhan dirinya menyiasati dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan proteinnya sama seperti hari biasa, cuma pola makan setelah berbuka puasa yang ia ubah.

    "Setelah berbuka puasa saya makannya sedikit-sedikit namun sering," kata dia.

    Selain mengubah pola makan, Kamilia juga memperbanyak mengonsumsi air putih dan buah-buahan serta istirahat yang cukup.

    "Istirahat yang cukup, banyak mengonsumsi buah-buahan dan untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa minum air putih yang banyak," ujar dia.

    Kamilia yang pernah turun pada kategori Taijijiian di Federation of International Sport University (FISU) World University Wushu Championship, 2-5 Agustus 2018 di Macau, berhasil menyumbangkan 1 medali perak, hanya selisih nilai 0,02 dengan peraih emas asal Hong Kong. Kejuaraan itu ini diikuti 42 negara.

    Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2017, Kamilia menyabet medali perak. Sementara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat pada tahun 2016, ia berhasil mengantongi medali emas untuk Yogyakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.