Pierre-Emerick Aubameyang Bangga Dapat Sepatu Emas Bersama Salah

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekpsresi pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang saat berselebrasi setelah menjebol gawang Valencia dalam laga pertama semifinal Liga Eropa di Stadion Emirates, London, Inggris, 2 Mei 2019. Arsenal berhasil mengalahkan Valencia 3-1 dalam laga pertama semifinal Liga Eropa. Reuters/Paul Childs

    Ekpsresi pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang saat berselebrasi setelah menjebol gawang Valencia dalam laga pertama semifinal Liga Eropa di Stadion Emirates, London, Inggris, 2 Mei 2019. Arsenal berhasil mengalahkan Valencia 3-1 dalam laga pertama semifinal Liga Eropa. Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, merasa bangga mendapatkan anugerah sepatu emas bersama dua rekannya dari Afrika yang juga pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Sado Mane.

    Trio pemain jempolan itu telah menyelesaikan seluruh rangkaian Liga Primer Inggris dengan mengemas 22 gol sehingga ketiganya sama-sama mendapatkan hadiah sepatu emas.

    Ini untuk pertama kalinya hadiah sepatu emas diperoleh tiga orang sejak 1988-1999 ketika Michael Owen, Dwight Yorke dan Jimmy Floyd Hasselbaink memperoleh hadiah sepatu emas secara besama setelah mencetak 18 gol.

    "Sepatu emas memiliki arti yang sangat banyak. Saya benar-benar bahagia dan bangga atas penghargaan ini," kata Emerick Aubameyang. "Saya berbagi hadiah dengan Mane dan Salah. Saya menyukai kedua rekan ini."

    "Kami mewakili Afrika, ini pertanda baik bagi benua ini. Saya benar-benar bahagia dan saya harus berterima kasih kepada rekan-rekan tim saya yang membantu saya sehingga mendapatkan pernghargaan ini."

    Emerick Aubameyang, seorang mantan penyerang Borussia Dortmund, telah mencetak 31 gol dari seluruh kompetisi di musim ini. Dia harus bersiap-siap menghadapi Chelsea di finnal Liga Champions di Baku, 29 Mei 2019.

    LIVE SCORE


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.