Tinju Dunia: Ditonjok Hingga Wajahnya Rata, Mthalane Tetap Juara

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajah petinju Moruti Mthalane dari Afrika Selatan saat kena pukul dengan telak oleh Masayuki Kuroda dari Jepang, dalam laga tinju dunia perebutan gelar kelas terbang IBF di Tokyo pada 13 Mei 2019. (AFP/The Sun)

    Wajah petinju Moruti Mthalane dari Afrika Selatan saat kena pukul dengan telak oleh Masayuki Kuroda dari Jepang, dalam laga tinju dunia perebutan gelar kelas terbang IBF di Tokyo pada 13 Mei 2019. (AFP/The Sun)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Afrika Selatan, Moruti Mthalane menjadi terkenal setelah menjalani laga tinju dunia perebutan gelar kelas terbang IBF di Tokyo, Jepang pada Senin 13 Mei 2019. Mthalane menang angka 12 ronde atas petinju tuan rumah, Masayuki Kuroda dan mempertahankan gelarnya.

    Namun bukan soal kemenangan tersebut yang membuat Mthalane menjadi terkenal, melainkan foto wajahnya yang kena tonjok secara telak oleh Kuroda. Saking telaknya, wajah petinju berusia 36 tahun tersebut sampai nyaris tak berbentuk.

    Baca: Video Tinju Dunia: Wilder vs Breazeale, Bumbu Dendam Soal Tawuran

    Pertarungan Mthalane vs Kuroda memang berlangsung keras. Kedua petinju turun dari ring dengan wajah remuk. Kuroda sendiri mengalami bengkak di mata kanan hingga nyaris tertutup, sedangkan mata kirinya mengucurkan darah.

    “Saya sangat gembira hari ini karena mampu mempertahankan gelar. Kuroda memberikan perlawanan keras, namun saya mampu bertahan dan menang,” ujar Mthalane seusai laga.

    Mthalane adalah petinju veteran yang sudah banyak makan asam garam. Dia pernah menjadi juara kelas terbang IBF tahun 2009-2013, namun gelar itu dia tanggalkan dan dia vakum selama tiga tahun karena pelatihnya Nick Durant meninggal dunia.

    Baca: Tinju Dunia: Inilah KO Terbaik Manny Pacquiao, Simak Videonya

    Setelah comeback pada 2016 dengan tim baru, Mthalane mendapatkan kesempatan untuk menjadi juara dunia lagi. Tampil sebagai laga tambahan dalam pertarungan Manny Pacquiao vs Lucas Matthysse di Kuala Lumpur pada 15 Juli 2018, Mthalane menang angka atas petinju Pakistan, Muhammad Waseem.

    Rekor bertanding Moruti Mthalane dalam perjalanan sebagai petinju profesional selama 19 tahun adalah 38-2-0 (25 KO). Kemenangan atas Koruda adalah keberhasilan kedua mempertahankan gelar juara.

    THE SUN | DAILY MAVERICK



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.