Tinju Dunia: Daud Yordan Berlatih di Madrid

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daud Yordan sedang berlatih bersama pelatihnya, Pino Bahari di Manchester menjelang laga tinju dunia melawan Anthony Crolla di kota tersebut pada Sabtu 10 Desember 2018. (istimewa)

    Daud Yordan sedang berlatih bersama pelatihnya, Pino Bahari di Manchester menjelang laga tinju dunia melawan Anthony Crolla di kota tersebut pada Sabtu 10 Desember 2018. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan, mulai menjalani latihan di La Rioja Madrid, Spanyol, untuk menghadapi pertarungan tinju dunia selanjutnya.

    "Saya baru tiba di Madrid untuk menjalani latihan di bawah asuhan pelatih setempat, Inigo Martin," kata Daud Yordan ketika dihubungi, Kamis.

    Baca: Jadwal Tinju Dunia Akhir Pekan: 5 Duel, Ada Wilder Vs Breazeale

    Menurut petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah tersebut, dirinya datang ke Madrid sendiri dan di sini dilatih oleh pelatih setempat.

    Ketika ditanya rencana pertarungan mendatang, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut, mengatakan, sekarang ini sedang dalam proses. "Saya belum bisa kasih tahu karena belum fix, tetapi sekarang ini saya sudah ke Spanyol untuk berlatih," katanya.

    Daud Yordan terakhir kali bertanding ketika kalah dari petinju tuan rumah Anthony Crolla pada pertarungan bertajuk Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship di Manchaster Arena, Inggris, November 2018.

    Baca: Tinju Dunia: Wilder Anggap Breazeale Lalat yang Harus Digebuk KO

    Daud Yordan memulai karier tinju dengan menekuni kelas bulu (57,1 kilogram) bahkan ia sempat merebut gelar juara IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.

    Kemudian sempat mempertahankan gelar dengan mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev juga di Singapura pada 9 September 2012. Tetapi akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta 14 April 2013.

    Setelah itu, Daud Yordan memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu (57,1 kilogram) ke kelas ringan (61,2 kilogram). Debut perdana di kelas ringan yaitu mengalahkan petinju Argentina, Daniel Eduardo Brizuela (Argentina) di Australia pada 6 Juli 2013.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.