Tinjau Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika, Begini Kata Jokowi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto areal pantai bukit Seger Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB.  Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep sirkuit jalan raya yang memiliki trek sepanjang 4,32 km dengan 18 tikungan dimana badan jalan akan mulai dibangun Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada akhir 2020. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Foto areal pantai bukit Seger Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep sirkuit jalan raya yang memiliki trek sepanjang 4,32 km dengan 18 tikungan dimana badan jalan akan mulai dibangun Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada akhir 2020. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, termasuk di dalamnya Sirkuit MotoGP, di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sudah bagus karena menggunakan standar tinggi.

    "Pertama, saya ingin melihat progres perkembangan dari Mandalika. Ternyata bagus. Dirut (direktur utama ITDC, red) juga sudah menyampaikan ada tujuh hotel yang sewa dan tiga dalam pembangunan, ini perkembangannya bagus," kata Jokowi saat meninjau progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Jumat.

    Dalam kunjungannya ke KEK Mandalika, Presiden Jokowi ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer.

    Selain itu, Presiden Jokowi menilai pembangunan fasilitas pendukung di kawasan itu, mulai toilet umum juga sudah menggunakan standar yang tinggi sejak awal. Karena itu, Presiden berpesan agar kawasan itu tetap dijaga dan dipelihara dengan baik.

    "Jangan sampai kawasan yang sangat indah dan bagus pemberian Allah ini menjadi tidak baik karena salah manajemen dari awal. Ini yang harus dihindari," tegas Jokowi.

    Karena itu, untuk mendukung pembangunan sirkuit MotoGP, Presiden Jokowi berharap semua segera bisa dikerjakan. Mulai dari bandara hingga jalan menuju lokasi sirkuit.

    "Nanti akan di bangun 'by pass', gede banget melebihi tol, karena lebarnya 50 meter. Nanti dilihat gambarnya sudah ditunjukkan ke saya," ujarnya.

    Menurut presiden, ditargetkan pada tahun 2020 seluruh fasilitas untuk MotoGP siap digunakan, dan pada 2021 penyelenggaraan MotoGP sudah bisa diselenggarakan.

    "Nanti untuk pembangunan bandara, jalan, itu dari kita semua. Kita yang ingin selesaikan. Itu bukan untuk MotoGP saja. Tapi memang, ini akses yang paling bagus masuk ke Mandalika, sehingga perkembangan Mandalika bisa menjadi Bali Baru," jelas Jokowi.

    Presiden Jokowi juga berharap dibangunnya Sirkuit Mandalika menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat bisa memberikan dukungan kepada ekonomi nasional dan NTB. "Kita harap kalau sirkuit terbangun dapat memberikan 'support' terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.