Timnas Indonesia Latihan di Yogyakarta pada 28 Mei hingga 16 Juni

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Simon McMenemy (tengah) memimpin latihan Timnas Indonenesia. ANTARA/Aprillio Akbar

    Simon McMenemy (tengah) memimpin latihan Timnas Indonenesia. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Bila biasanya Pelatnas digelar di Jakarta, kali ini skuad Garuda dijadwalkan berlatih di Yogyakarta.

    Pelatih Timnas Simon Mcmenemy akan menggelar latihan perdana pada 28 Mei sampai 16 Juni 2019. Namun jelang hari raya Idul Fitri skuad dibubarkan dan berkumpul lagi sebelum berangkat ke Amman, Yordania.

    Timnas direncanakan menjalani laga persahabatan FIFA Match day pertama pada 11 Juni melawan Yordania di Amman. Empat hari berikutnya giliran Vanuatu yang jadi lawan tanding di Jakarta.

    Simon menyatakan mepetnya jadwal pertandingan kandang dan tandang sengaja dipilih. Menurut dia, laga nanti merupakan simulasi bagi pemain agar siap menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2022. "Kualifikasi September nanti akan bermain dua kali, home dan away yang hanya berjarak 5 hari," ucapnya mengutip situs PSSI, Jumat, 17 Mei 2019.

    Asisten pelatih Timnas, Yeyen Tumena menambahkan Indonesia berpeluang menghadapi tim asal semenanjung Arab. Sebab, ucapnya, Indonesia berada di pot tiga, sementara tim unggulan di pot satu dan dua. "Banyak dari mereka berasal dari semenanjung Arab, oleh karena itu kami memilih Yordan yang ranking FIFA lebih tinggi dari kami," kata Yeyen.

    Lebih lanjut, Yeyen menyebut tidak menutup kemungkinan akan ada pemain baru yang masuk dalam skuad Simon. Menurut dia, Timnas selalu terbuka selama ada pemain yang memenuhi syarat dalam tim asuhan Simon. "Yang pasti, sebelum mereka dipanggil harus berkontribusi dulu ke klub," tuturnya.

    PSSI | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.