Tenis: Beatrice Gumulya / Jessy Rompies Juara di Singapura

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Indonesia, Beatrice Gumulya (kiri) dan Jessy Rompies mengembalikan bola ke arah pasangan petenis Jepang, Haine Ogata dan petenis India, Dhruthi Tatachar Venugopal pada babak final ganda putri Kejuaraan Indonesia PGN Women`s Circuit 2015 di Lapangan Tenis Rasuna Epicentrum, Jakarta, 3 Oktober 2015. Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies berhasil menjadi juara usai mengalahkan lawannya lawannya dua set langsung 6-4 dan 7-6 (4). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Petenis Indonesia, Beatrice Gumulya (kiri) dan Jessy Rompies mengembalikan bola ke arah pasangan petenis Jepang, Haine Ogata dan petenis India, Dhruthi Tatachar Venugopal pada babak final ganda putri Kejuaraan Indonesia PGN Women`s Circuit 2015 di Lapangan Tenis Rasuna Epicentrum, Jakarta, 3 Oktober 2015. Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies berhasil menjadi juara usai mengalahkan lawannya lawannya dua set langsung 6-4 dan 7-6 (4). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Langkah petenis Indonesia Beatrice Gumulya terhenti pada semifinal nomor tunggal, namun menjadi juara pada nomor ganda bersama rekan senegaranya Jessy Rompies pada turnamen tenis Singapore W25.

    Bertanding pada nomor tunggal terlebih dahulu di Kallang Tennis Centre, Singapura, Sabtu, Beatrice kalah pada semifinal oleh petenis Rusia Valerie Savinykh 0-6, 3-6.

    Namun pada final nomor ganda yang digelar belakangan, Beatrice bersama Jessy yang menjadi unggulan teratas meraih gelar dengan menundukkan pasangan unggulan ketiga Rutuja Bhosale (India) dan Abigail Tere-Apisah (PNG) 6-4, 0-6, 10-6.

    Jessy kepada tennisindonesia.com mengaku memaksa agar bisa memenangi set kedua, namun lawan lebih agresif sehingga lawan meraih kemenangan 6-0.

    "Yang penting bisa kembali fokus di super tie break. Meski sempat ketat sampai dengan 6-6, kami bisa tuntaskan."

    "Setelah kalah set ke-2 6-0 sempet down tapi kunci kemenangannya di supertiebreak kita bisa fight dan stay positive. Take the risk and stay focus point by point," ujar Jessy.

    Setelah mengikuti turnamen tersebut, kedua petenis Indonesia itu pulang ke Tanah Air untuk mempersiapkan diri mengikuti turnamen WTA 125K di Kroasia.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.