Manchester United Akui Paul Pogba Ingin Tinggalkan Old Trafford

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester United, Paul Pogba bersama dengan Kurt Zouma dan rekan-rekannya berfoto di depan kabah saat melaksanakan umroh pada bulan Ramadan. Tahun lalu Paul Pogba juga memanfaatkan waktu libur menjelang Piala Dunia 2018 dengan melakukan umroh ke Mekkah. Instagram/@paulpogba

    Gelandang Manchester United, Paul Pogba bersama dengan Kurt Zouma dan rekan-rekannya berfoto di depan kabah saat melaksanakan umroh pada bulan Ramadan. Tahun lalu Paul Pogba juga memanfaatkan waktu libur menjelang Piala Dunia 2018 dengan melakukan umroh ke Mekkah. Instagram/@paulpogba

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub elite Liga Primer Inggris mengakui pihaknya telah menawarkan Paul Pogba ke sejumlah tim guna menangkal minat raksasa Spanyol, Real Madrid. Hal itu dilaporkan sejumlah media sebagaimana dilansir ESPN.

    Pogba diyakini menjadi incaran beberapa klub untuk dipinang menyusul ketidakpuasannya terhadap klub yang menjadi penghuni keenam di klasemen Liga Primer.

    Pemain yang mengantarkan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 di Rusia, pernah mengatakan secara terbuka bahwa bermain bersama Los Blancos adalah sebuah mimpi indah. Dia juga menegaskan dirinya kemungkinan bekerja di bawah asuhan ikon Prancis, Zinedine Zidane.

    Kendati demikian, United tidak akan menerima tawaran Real Madrid, kecuali Pogba mengajukan permintaan dan memberikan fee sebesar £90 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun yang harus mereka bayarkan ke Juventus untuk balas jasa yang diminta pada 2016.

    "Nilai transfer Poga di pasaran berkisar £150 juta atau setara dengan Rp 2,8 trilun," tulis Live Score, Selasa 21 Mei 2019.

    Oleh Gunnar Solskjaer dan jajaran direksi Manchester United berharap ban kapten yang disandang Pogba di lengannya menjadi daya tarik pemain itu untuk tidak meninggalkan Old Trafford.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.