Kisah Sara Jacobsen, Atlet Bulu Tangkis Jelita Asal Greenland

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sara Lindskov Jacobsen. (antara)

    Sara Lindskov Jacobsen. (antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada sosok menarik di tim bulu tangkis Greenland yang tampil di arena Piala Sudirman 2019 di Nanning, Cina. Dialah pemain berparas cantik Sara Lindskov Jacobsen.

    Greenland, wilayah otonom di bawah Kerjaan Denmark berupa sebuah pulau di Samudra Atlantik bagian utara arah timur laut Kanada, tampil untuk pertama kalinya di Piala Sudirman. Catatan mereka yang berlaga di Grup 4 jauh dari mengesankan: dibantai Makau 0-5 dan kalah 1-4 dari Kazakhstan. Satu-satunya kemenangan yang mereka raih dipersembahkan oleh Sara Jacobsen.

    Sara Jacobsen mengakui, ia dan kawan-kawan memang minim pengalaman. Tak banyak digelar kejuaraan bertingkat internasional di negara berpenduduk sekitar 55.000 orang itu.

    "Hanya ada satu kali kejuaraan nasional dalam setahun, dan kadang turnamen dengan skala lebih kecil jadi kami bisa memiliki tiga hingga empat turnamen dalam setahun," kata Jacobsen.

    Sebelumnya sebagian besar punggawa badminton Greenland itu memiliki pengalaman turun di turnamen internasional BWF Future Series di Islandia, venue terjauh yang pernah mereka sambangi. Jacobsen tercatat tiga kali mengikuti Iceland Internasional.

    Walau minim kejuaraan, bulu tangkis menjadi olahraga ketiga yang digemari orang-orang Greenland setelah sepak bola dan bola tangan.

    "Bulu tangkis seperti semacam hobi bagi kami. Keluargaku bermain bulu tangkis. Ayahku bermain juga. Dia ingin aku mulai bermain dan aku mengawali bermain bersama kakakku," ingat Jacobsen soal pertama kali memegang raket dan kok.

    Saat ini Jacobsen masih menimba ilmu sebagai mahasiswi jurusan manajemen perhotelan di salah satu perguruan tinggi di Denmark. "Aku sekarang tinggal di Denmark untuk belajar dan kembali ke Greenland ketika aku selesai," kata Jacobsen.

    Jacobsen bersama tujuh pebulu-tangkis lain di timnas Greenland telah menyelesaikan tugasnya di Piala Sudirman tahun ini dan akan kembali menempuh ribuan kilometer dari Nanning menuju Ibu kota Nuuk dengan kisah dan pengalaman yang tak ternilai untuk diceritakan ke keluarga, kawan dan generasi pebulu-tangkis penerus mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.