Varane: Paul Pogba dan Eden Hazard Sangat Mungkin ke Real Madrid

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi bek Real Madrid, Raphael Varane dan Sergio Ramos, saat melawan Levante dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, 20 Oktober 2018.  REUTERS/Susana Vera

    Ekspresi bek Real Madrid, Raphael Varane dan Sergio Ramos, saat melawan Levante dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, 20 Oktober 2018. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, Jakarta - Paul Pogba dan Eden Hazard sangat mungkin bergabung bersama Real Madrid, sebab klub selalu menyambut dengan tangan terbuka para pemain besar. Hal itu disampaikan Raphael Varane, kata bek tengah Madrid, kepada wartawan.

    Menurut laporan situs Live Score, Madrid telah menyiapkan dana besar untuk mendatangkan dua gelandang jempolan asal Manchester United, Paul Pogba, dan pemain sayap Chelsea, Eden Hazard, menyusul perombakan skuad tim oleh manajer Zinedine Zidane.

    Pogba diambil United dengan nilai transfer £89 juta atau setara dengan Rp 1,6 triliun pada 2016. Sementara itu, Hazard segera meninggalkan Stamford Bridge meskipun masa kontraknya masih tersisa satu tahun.

    Baca: 3 Tahun di MU, Mobil Paul Pogba Lebih Banyak Ketimbang Trofi

    Varane, yang bersumpah akan tetap bersama Madrid hingga musim depan kendati mendapatkan tawaran dari United dan Juventus, menjelaskan pemain sekaliber Pogba dan Hazard akan selalu mendapatkan tempat di Santiago Bernabeu.

    "Saya tidak bisa mengatakan apa yang dibicarakan mengenai Pogba, tetapi ada pemain besar akan mendapatkan tempat di Madrid. Salah satunya adalah dia (Pogba)," kata Varane kepada Marca.

    Mengenai Hazard, dia menambahkan, "Saya mengenalnya sejak saya mulai bermain di Lens. Dia seorang pemain top, sebagaimana saya katakan dia seperti Pogba akal bergabung bersama Madrid."

    "Dia berada di momen terbaik karirnya di usia sekarang dan memiliki kwalitas luar biasa. Ketika kami (Prancis) berhadapan dengan Belgia di semi final Piala Dunia, kami tahu kami harus memiliki rencana khusus untuk menghentikannya," paparnya soal Hazard.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.