Caster Semenya Ikut Lomba Lari 3.000 Meter di AS

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelari asal Afrika Selatan, Caster Semenya, menyatakan akan ikut lomba lari 3.000 meter di Diamond League's Prefontaine Classic, Stanford, California, Amerika Serikat, pada 30 Juni 2019, tapa harus menurunkan kadar testorennya.

    Semenya, yang meraih dua medali emas Olimpiade nomor 800 meter putri, mengatakan kepada wartawan sebagaimana dilansir Daily Mail bahwa dirinya tidak akan minum obat penurun tingkat testorennya sesusai dengan peraturan Asosiasi Internasional Atletik, IAAF, yang baru.

    Dalam peraturan baru tersebut dinyatakan bahwa setiap atlet putri dengan tingkat testoteren tinggi yang akan berkompetisi di jarak 400 meter ke atas harus melakukan cek medis hingga di bawah 5 nmol/L. Adapun bagi peserta putri normal di bawah 2 nmol/L.

    Baca: Caster Semenya Menangi Lomba Lari 5.000 Meter Afrika Selatan

    Lomba lari yang diikuti Semenya ini merupakan lomba pertama kali baginya sejak IAAF meluncurkan peraturan baru. Dia juara nasional Afrika Selatan jarak 5.000 meter putri pada April 2019, namun catatan waktunya masih jauh di bawah juara dunia.

    Semenya memiliki catatan waktu terbaiknya di jarak 3.000 meter adalah 9:36:20, lebih rendah dari pelari di Prefontaine Classic, dengan Dibaba yakni 8:16.60 detik.

    Pelari kebanggaan Afrika Selatan ini terakhir kali lomba untuk jarak 800 meter di Liga Diamond di Doha, Qatar, pada 3 Mei 2019. Pada lomba tersebut, dia menjadi juara dengan catatan waktu 1:54.98 detik lebih cepat tiga detik dari pelari Burundi, Francine Niyonsaba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?