Peraih Perak Marathon Putri Olimpiade 2016 Terkena Doping

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vinicus dan Tom, maskot Olimpiade Rio 2016. AP

    Vinicus dan Tom, maskot Olimpiade Rio 2016. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Eunice Kirwa, atlet Bahrain peraih perak marathon putri Olimpiade 2016 Rio, dijatuhi hukuman skorsing karena terbukti menggunakan doping, demikian diumumkan Uni Integritas Atletik (AIU), Rabu.

    Seperti dikutip Reuters, atlet kelahiran Kenya itu yang menjadi warga negara Bahrain sejak 2013, terbukti positif menggunakan erythropoietin (EPO), jenis doping untuk meningkatkan hormon dalam darah dan meningkatkan daya tahan tubuh.

    “Pihak AIU menyatakan skorsing terhadap atlet lari jarak jauh asal Bahrain Eunice Jepkirui Kirwa... karena melanggar Aturan Anti-doping Federasi Atletik Internasionall," demikian AIU dalam pernyataannya.

    Tapi pihak AIU tidak menjelaskan secara rinci berapa lama skorsing akan dijatuhkan kepada Kirwa.

    Kirwa menjadi atlet peraih medali marathon putri Olimpiade Rio kedua yang dinyatakan positif doping dengan jenis yang sama setelah peraih emas asal Kenya Jemima Sumgong, yang dihukum skorsing empat tahun oleh badan anti-doping Kenya pada 2017.

    Skorsing terhadap Sumgong diperberat menjadi delapan tahun oleh AIU setelah IAAF menemukan bahwa ia bersalah memberikan informasi palsu saat membela diri terhadap kasusnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.