Tinju Dunia: Wilder Bicara Duel Vs Joshua dan Fury, Jadwalnya...

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertarungan tinju dunia kelas berat WBC antara Deontay Wilder (kanan) melawan Tyson Fury di Staples Center, Los Angeles, Sabtu 1 Desember 2018. (Action Images/Reuters)

    Pertarungan tinju dunia kelas berat WBC antara Deontay Wilder (kanan) melawan Tyson Fury di Staples Center, Los Angeles, Sabtu 1 Desember 2018. (Action Images/Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Deontay Wilder memastikan tak akan ada pertarungan tinju dunia melawan Anthony Joshua atau Deontay Wilder pada tahun ini. Pertemuan itu kemungkinan baru bisa dilakukan pada 2020.

    Saat ini, Wilder, Joshua, dan Fury dianggap sebagai tiga petinju utama di kelas berat dunia. Wilder pemegang sabuk WBC. Joshua memegang sabuk IBF, WBA, dan WBO. Sedangkan Fury adalah mantan juara yang sebelumnya mampu menahan seri Wilder.

    Baca: Tinju Dunia, Foreman: Duel Joshua Vs Wilder Jadi yang Terakbar

    Tiga rival kelas berat itu telah terlibat dalam pembicaraan untuk menentukan jadwal bertanding, namun sejauh ini belum belum juga menemukan titik terang.

    Setelah memukul KO Dominic Breazeale pada akhir pekan lalu, Wilder tampaknya lebih memilih untuk melakukan tarung ulang dengan Luis Ortiz pada akhir tahun ini. Artinya laga unifikasi gelar dengan Joshua dan pertarungan kedua melawan Fury harus tertunda.

    "Ada banyak hal yang terjadi di divisi kelas berat," kata Wilder kepada Fox Sports. "Itu sangat menarik dan saya bersemangat. Sudah banyak hal yang terjadi dan kita akan melihat apa yang masih akan terjadi."

    Baca: Tinju Dunia: Ditonjok Hingga Wajahnya Rata, Mthalane Tetap Juara

    Wilder menyebut banyak hal menarik yang kemungkinan baru akan terjadi pada 2020. "Sejauh menyangkut perkelahian besar, saya melihat tidak ada dari mereka yang akan terjadi tahun ini. 2020 akan menjadi tahun penuh dan itu akan menjadi tahun yang menyenangkan, tidak hanya bagi kita sebagai petarung tetapi untuk penggemar tinju di seluruh dunia," kata petinju asal Amerika itu.

    Ia menilai, untuk menyiapkan perkelahian besar seperti itu, tak cukup waktu di tahun ini, yang hanya tersisa beberapa bulan lagi. "Situasinya berantakan. Seperti kalian ketahui bagaimana dengan negosiasi, Anda masuk bersama tim lain, semua orang harus berkumpul dan bersepakat," kata dia.

    Sejauh ini, kesepakatan itu belum juga terwujud. "Pada titik ini, tidak ada yang bersepakat, tapi hal hebat tentang ini adalah semua pihak berbicara. Kami melakukan percakapan yang menarik, dan semuanya berjalan sangat baik, sejauh ini," kata Wilder

    Baca: Tinju Dunia: Keith Thurman Sesumbar Akan Pensiunkan Pacquiao

    Wilder menegaskan, ini menjaga agar energi positif tetap berjalan. "Ketika pertarungan besar terjadi, segalanya menjadi sunyi. Ketika itu menjadi sunyi, itu membuat kalian tahu bahwa kami sedang bekerja," kata dia.

    Ia sendiri berhasrat untuk melakukan unifikasi gelar. "Itu sangat ingin saya lakukan. Satu juara, satu nama, satu muka, dan dia memiliki nama Deontay Wilder," kata dia.

    Bila Wilder akan menghadapi Ortiz, Fury akan bertarung melawan Tom Schwarz pada 15 Juni di Las Vegas, dua minggu setelah Joshua berusaha mempertahankan gelarnya melawan Andy Ruiz Jr.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.