Ketika Lewis Hamilton Termotivasi oleh Niki Lauda

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pembalap Mercedes Lewis Hamilton dengan trofinya di atas podium seusai balapan Formula Satu (F1) - Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona, Catalunya, Spanyol, Ahad, 12 Mei 2019. Kemenangan itu sekaligus mengantarnya kembali merebut puncak klasemen. REUTERS/Jon Nazca

    Selebrasi pembalap Mercedes Lewis Hamilton dengan trofinya di atas podium seusai balapan Formula Satu (F1) - Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona, Catalunya, Spanyol, Ahad, 12 Mei 2019. Kemenangan itu sekaligus mengantarnya kembali merebut puncak klasemen. REUTERS/Jon Nazca

    TEMPO.CO, Jakarta - Lewis Hamilton merasa ditemani Niki Lauda saat memenangi Grand Prix Monako dan pembalap Mercedes itu mengaku ingin meniru mendiang juara dunia tiga kali itu dalam memenangkan respek dan sanjungan yang diperoleh legenda Formula 1 asal Austria itu dari seluruh dunia.

    Setelah juara di Monte Carlo, Hamilton memberikan penghormatan kepada Lauda yang telah berjasa besar kepada Hamilton karena menjadi orang yang menarik Hamilton ke Mercedes pada 2013. Kedua orang ini bersahabat.

    Hamilton dan timnya telah melewati satu pekan yang emosional setelah kematian Lauda Senin pekan lalu.

    "Saat berkendara saya membayangkan 'Apa yang akan dilakukan Niki?'. Saya benar-benar merasa dia bersama saya membalap hari ini. Luar biasa saja menyaksikan betapa besar dukungan kepada Niki dari seluruh dunia, betapa besar respek dan apresiasi kepada beliau," kata Hamilton.

    "Sebagai pembalap tujuan saya adalah suatu hari bisa dihormati seperti dia. Dia meninggalkan teladan besar dan pahlawan sejati untuk begitu banyak orang."

    Formula 1 dan semua pengemudi memberi penghormatan kepada Lauda di balapan dan Hamilton memastikan akan turut menghadiri pemakaman Lauda di Wina Rabu pekan ini.

    Hamilton gembira bisa memenangkan balapan Monako yang sulit ini dan berniat untuk berbicara dengan orang tuanya dan istri Lauda, Birgit setelah lomba.

    "Saya kira ini sirkuit paling sulit yang saya hadapi, ini ada di lima besar," kata Hamilton. "Sebagai atlet Anda selalu ingin memenangkan pertarungan tersulit. Saya tak sabar menelepon ayah dan ibu saya ingin tahu apa yang mereka bayangkan. Saya ingin berbicara dengan Birgit agar dia tahu betapa besar apresiasi saya kepada dia dan dukungannya kepada Niki."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.