Gempuran Tinju Anthony Joshua Bikin Povetkin TKO, Simak Videonya

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Joshua dan Alexander Povetkin seusai timbang badan pada Jumat 21 September 2018 sebelum mereka berlaga dalam kejuaraan tinju dunia kelas berat di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (www.standard.co.uk)

    Anthony Joshua dan Alexander Povetkin seusai timbang badan pada Jumat 21 September 2018 sebelum mereka berlaga dalam kejuaraan tinju dunia kelas berat di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (www.standard.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemenangan terakhir Anthony Joshua didapatkan atas petinju Rusia, Alexander Povetkin yang menantangnya dalam laga tinju dunia perebutan gelar berat di Stadion Wembley, London pada 22 September 2018.

    Sebagai juara bertahan, Joshua mendapatkan tantangan yang berat karena Povetkin adalah petinju berpengalaman dan mantan juara versi WBA. Povetkin juga punya reputasi bagus semasa amatir, karena dia adalah juara Olimpiade Athena 2004.

    Baca: Tinju Dunia: Kisah Anthony Joshua Bakal Diangkat Dalam Film

    Namun di atas ring Stadion Wembley malam itu, Joshua menunjukkan kelebihannya. Dia mampu memanfaatkan keunggulan fisiknya secara maksimal, sehingga mampu meredam kehebatan Povetkin.

    Dalam laga seru tersebut, Joshua akhirnya menang TKO ronde 7 setelah Povetkin tak mampu menahan pukulan bertubi-tubi yang dilepaskan Joshua. Laga dihentikan karena Povetkin lunglai tak berdaya di tali ring, dihajar berondongan pukulan Joshua.

    Baca: Tinju Dunia: Hadapi Joshua, Andy Ruiz Ingin Cetak Sejarah

    Berikut ini adalah video kemenangan TKO Anthony Joshua atas Alexander Povetkin, yang merupakan laga terakhir sebelum menghadapi Andy Ruiz Jr di New York pada akhir pekan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.