Hasil Prancis Terbuka: Kandaskan Federer, Nadal Lolos ke Final

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Spanyol, Rafael Nadal berusaha mengembalikan bola ke arah lawannya, petenis Jerman, Yannick Maden dalam laga babak kedua turnamen Prancis Terbuka di Roland Garros, Paris, Rabu, 29 Mei 2019. REUTERS/Christian Hartmann

    Petenis Spanyol, Rafael Nadal berusaha mengembalikan bola ke arah lawannya, petenis Jerman, Yannick Maden dalam laga babak kedua turnamen Prancis Terbuka di Roland Garros, Paris, Rabu, 29 Mei 2019. REUTERS/Christian Hartmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal, melaju ke final turnamen tenis grand slam Prancis Terbuka (French Open). Bermain di bawah cuaca yang kurang baik di lapangan Philippe Chatrier, Jumat, Nadal mampu mengalahkan Roger Federer, asal Swiss, dengan skor 6-3, 6-4, 6-2.

    Ia mencapai final Prancis Terbuka untuk ke-12-nya setelah bermain selama dua jam dan 25 menit. Kemenangan itu pun menambah catatan kemenangan Nadal di grans dlam lapangan tanah liat menjadi 92-2. Ia juga menang 14 kali dalam 16 pertandingan melawan Federer di lapangan tanah liat.

    Nadal mengatakan, kemenangan itu tak gampang untuk diraih. "Kondisi di luar sana hari ini sangat sulit, sehingga tidak mudah untuk bermain. Saya harus fokus, menerima semua kesulitan, dan bermain positif sepanjang waktu. Itulah yang saya lakukan," tutur dia seperti melansir atptour.com.

    Nadal berpeluang merebut mahkota kejuaraan besar ke-18 dalam kariernya. Ia masih menunggu pemenang semifinal lainnya, antara Novak Djokovic dan Dominic Thiem.

    Pertandingan semifinal Prancis Terbuka antara Djokovic dan Thiem sendiri terpaksa dihentikan di set ketiga akibat hujan. Saat itu kedua tim sama-sama sudah mengenamankan satu set, yaitu 6-2 dan 3-6. Skor set ketiga adalah 3-1 untuk keunggulan Thiem saat pertandingan dihentikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.