Podium Juara di Olimpiade Tokyo 2020 Dibuat dari Sampah Plastik

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet renang Jepang, Daiya Seto dan atlet Paralympik, Monika Seryu, saat memperkenalkan Miraitowa dan Someity, maskot Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2018. Pencipta maskot ini adalah  Ryo Taniguchi, yang merupakan lulusan jurusan seni dari Cabrillo College di California. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Atlet renang Jepang, Daiya Seto dan atlet Paralympik, Monika Seryu, saat memperkenalkan Miraitowa dan Someity, maskot Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2018. Pencipta maskot ini adalah Ryo Taniguchi, yang merupakan lulusan jurusan seni dari Cabrillo College di California. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, Jakarta - Panggung tempat berdirinya para peraih medali dalam Olimpiade Tokyo 2020 akan dibuat dari bahan daur ulang plastik bekas yang dikumpulkan dari rumah-rumah atau laut.

    Panitia Olimpiade Tokyo 2020, seperti dikutip Reuters, Selasa, mengatakan bahwa pengumpulan plastik bekas itu akan dimulai 13 Juni 2019 di lebih dari 2.000 gerai supermarket lokal yang ditetapkan.

    Warga bisa datang ke gerai tersebut untuk menyerahkan barang-barang plastik yang sudah tidak diperlukan.

    Untuk membangun podium di sejumlah arena tempat berlangsungnya Olimpiade nanti dibutuhkan sekitar 45 ton bahan plastik bekas.

    Pembuatan panggung penghormatan dari bahan plastik daur ulang merupakan yang pertama kalinya dilakukan dalam Olimpiade.

    Panitia ingin memberi kesan Olimpiade 2020 sebagai even yang ramah lingkungan dan mekanisme menuju perubahan berkelanjutan di Jepang, yang bersama Amerika Serikat tidak menandatangani piagam tentang sampah plastik lautan negara-negara G7 tahun 2018.

    Sementara itu, medali-medali pada Olimpiade Tokyo 2020 juga berasal dari metal daur ulang bekas material telepon genggam dan peralatan elektronik lainnya, sedangkan seragam yang dipakai peserta kirab obor Olimpiade sebagian dibuat dari bahan daur ulang botol plastik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.